WAKTU INDONESIA BARAT

Tampilkan postingan dengan label e-book novel Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label e-book novel Indonesia. Tampilkan semua postingan
Rabu, 12 Mei 2010

Nyanyian Cinta

0 komentar

Kumpulan cerpen ini ditulis oleh KH A Mustofa Bisri, Ahmadun YH, dan Habiburahman El Shirazy yang diterbitkan oleh Penerbit Republika. Dihadapan kita ini adalah antologi cerpen santri pilihan Nyanyian Cinta. Ada dua belas santri-maksudnya santri dan mahasantri, santri betulan dan santri mbeling, namun semuanya sungguh-sungguh hadir dari dunia pesantren - yang masing-masing menyertakan satu cerpen.

Andaikata barisan duabelas cerpenis kita pandang sebagai musafir yang sedang melintas padang kehidupan nyata, maka tampak paling depan adalah sang suhu, yakni Gus Mus. Mengiring di belakangnya adalah para pendekar, Ahmadun Yosi Fernanda, Prie GS, Abidah El Khalieqy dan Habiburrahman El Shirazy. Tujuh lainnya adalah cantrik-cantrik yang sedang mengikuti jalan sastra kesantrian yang telah dirintis oleh sang suhu.


Habiburrahman El Shirazy yang novelnya, Ayat-ayat Cinta menjadi buku sangat laris dan fenomenal, di antologi santri pilihan ini, lewat cerpen Nyanyian Cinta, melukiskan hubungan penuh kasih sayang antara Hafsah dan Mahmud dengan latar belakang kehidupan seputar Universitas Al Azhar, Mesir. Habib memang jempolan bila melukiskan situasi di tempat kuliahnya dulu. Dengan cerpennya ini Habib pun mengajak para santri lainnya membaca kehidupan nyata bahwa ruh kesantrian dalam hidup ini memang harus bermuara pada rahmatan lil 'alamin. Kasih sayang dalam makna yang seluas-luasnya.

Secara umum keduabelas cerpen dalam antologi ini sangat pantas dan layak dibaca. Apalagi selain Gus Mus, ada banyak nama besar yang bisa dijadikan jaminan mutu Ahmadun Yosi Herfanda, Habiburrahman El Shirazy, Prie GS, dan Abidah El Khalieqy. - Ahmad Tohari, Sastrawam dan Budayawan.

Download e-book Nyanyian Cinta klik disini
Continue reading →

Dalam Mihrab Cinta

0 komentar


Tema cerita cinta penggugah jiwa kembali diangkat oleh Habiburrahman El Shirazy. Novel Dalam Mihrab Cinta ini menambah deretan panjang novel pembangun jiwa yang telah ditulisnya yaitu Ayat-ayat Cinta, Pudarnya Pesona Cleopatra, dan Ketika Cinta Bertasbih. Karya-karya lainnya yang berupa kisah-kisah islami berjudul Ketika Cinta Berbuah Surga dan Di Atas Sajadah Cinta. Buku ini pada dasarnya berisi 3 novelet dengan judul, tokoh dan setting yang berbeda. Ketiga novelet ini ialah : “Takbir Cinta Zahrana”, “Dalam Mihrab Cinta” dan “Mahkota Cinta”. Novelet pertama mengisahkan pergulatan Zahrana, seorang dosen universitas swasta di Semarang, dalam menemukan pasangan hidupnya. Zahrana digambarkan mewakili perempuan yang telat menikah karena lebih mementingkan karir akademiknya. Keteguhan dan ketegarannya diuji, walaupun usia sudah tidak muda lagi, namun Ia tidak serta merta menerima pinangan atasannya yang kaya, punya jabatan, namun buruk akhlaknya. Penolakan ini membawa terror demi terror bagi Zahrana dan mencapai puncaknya ketika calon suaminya Rahmad terbunuh satu hari sebelum pernikahannya berlangsung. Disinilah keteguhan iman Zahrana diuji bahwa Allah Maha Mengetahui takdir jodohnya, sehingga ia dipertemukan dengan jodoh yang tidak diduga-duga sebelumnya.

Novelet kedua “Dalam Mihrab Cinta” adalah ringkasan atau petikan dari roman “Dalam Mihrab Cinta” yang akan diterbitkan kemudian. Kang Abik ingin memperkenalkan sekilas tentang tokoh dan setting Roman Dalam Mihrab Cinta dalam bentuk novelet. Meskipun demikian, novelet ini tetap menyajikan cerita utuh yaitu tentang perjalanan seorang santri Syamsul yang difitnah, dikeluarkan dari pondok pesantren Al Furqon. Sisi kelam kehidupan Syamsul mendominasi awal-awal cerita, buah dari rasa dizalimi oleh sahabat yang semula dipercayainya, ditambah hukuman dari pesantren dan tekanan dari keluarganya. Syamsul yang bercita-cita ingin menjadi da’i akhirnya berhasil bangkit dan menjalani hidup sebagai seorang guru ngaji. Keinginan untuk kembali ke jalan yang lurus, sebersit keinginan membalas ke-zaliman bekas sahabatnya, menumbuhkan tekad untuk bangkit dan semangat pembuktian diri luar biasa, sehingga ia bisa menemukan kembali jalan kesholehan dan menjadi da’i yang terkenal.

Novelet ketiga berjudul “Mahkota Cinta”, diangkat dari hasil riset kecil tentang kehidupan mahasiswa pasca sarjana Indonesia yang menempuh studi di Malaysia, khususnya di Universiti Malaya. Jika dua novelet pertama mengambil tempat di kota-kota Indonesia, novelet ini mengambarkan perjalanan anak muda “Zul” yang merantau di Kualalumpur Malaysia. Kehidupan TKW dan mahasiswa Indonesia dengan menarik disajikan oleh Kang Abik. Kita seolah-olah diajak bertamasya ke luar negeri, melihat kehidupan kualalumpur dan Universiti Malaya melalui novel ini. Cerita yang ketiga ini merupakan yang terpanjang dinarasikan oleh Kang Abik. Lebih dari separuh tebal buku, diperuntukkan untuk mengupas tuntas kehidupan dan perjuangan Ahmad Zul menjadi mahasiswa sambil bekerja di Malaysia. Jika ada hal yang mengganggu adalah detail umur tokoh utama dalam cerita yaitu Zul dan Mbak Mari yang pada awalnya digambarkan sebagai adik dan kakak (umur Zul ditaksir 22 tahun oleh Mbak Mari, sedangkan Mbak Mari masuk 27 tahun atau ditaksir berumur di atas 30-an lebih oleh Zul), namun pada akhir cerita berbalik ternyata umur Mbak Mari yang mempunyai nama lain Agustina Siti Mariana Maulida, 28 tahun sedangkan Zul berumur 30 tahun.

Tema cinta dan dakwah tetap menjadi ruh dari tiga novelet di atas. Dengan apik Kang Abik mengajak pembaca menikmati gejolak rasa masing-masing tokoh, sambil digugah untuk selalu menjadikan Islam sebagai tuntunan hidup dalam mencari pasangan dan kehidupan yang lebih luasa. Berbeda dengan tokoh di Ayat-Ayat Cinta yang digambarkan sangat sempurna dan matang secara ghirah dan ilmu agama, tokoh-tokoh dalam novelet-novelet di atas digambarkan sebagai “orang biasa” yang mengalami pasang-surut iman dan akhirnya menemukan jatidirinya kembali sebagai seorang muslim yang taat. Namun demikian, dari sisi “ending” ada satu kesamaan dari novel-novel Kang Abik. Dia tidak ingin membuat pembaca kecewa, sehingga setelah pergulatan yang berat, sang tokoh akhirnya menemukan cintanya dan berakhir bahagia. Bagi penggemar novel-novel Islami, buku ini layak baca dan perlu dibaca. Selamat menikmati.

Download e-book Dalam Mihrab Cinta klik disini
Continue reading →

Bidadari Untuk Ikhwan

0 komentar


Hem, sepi sekali dikontrakan! Mungkin teman-teman masih ngisih kajian atau mengikuti kajian pikirku dalam hati. Aku merogoh saku celana, mencari kunci kontrakan. “Ini dia!” kataku. Aku buka pintu sambil berucap salam, tetap tidak ada yang menjawab salamku. Mungkin memang teman-teman masih aktif dalam kegiatan masing-masing. Biasanya kalau jam-jam tidur siang ini, teman-teman masih lebih aktif untuk berdakwah. Biasanya Yanto, Deni, Heri dan Samsul selalu pulang sore, karena banyaknya aktifitas di SKI (Sie Kerohanian Islam) fakultas mereka. Alhamdulillah kegiatanku sekarang sudah tidak sepadat seperti mereka, mungkin teman-teman mengerti kalau aku sekarang lebih disibukkan rencana untuk mengerjakan skripsi. Sehingga amanah-amanah dakwah, tidak begitu banyak dibebankan kepadaku. Dulu, saat masih banyak-banyaknya aktifitas dakwahku. Aku banyak sekali mempunyai binaan, mulai dari kajian anak-anak SD, SMP, SMA, anak-anak jalanan sampai kajian para preman yang sudah tobat. Tapi alhamdulillah sekarang lebih berkurang, sekarang aku hanya mengisi kajian ditempat para preman saja.

Download e-book Bidadari Untuk Ikhwan klik disini
Continue reading →

Ayat-ayat Cinta

0 komentar

Ayat-ayat cinta adalah sebuah novel 411 halaman yang ditulis oleh seorang novelis muda Indonesia kelahiran 30 September 1976 yang bernama Habiburrahman El-Shirazy. Ia adalah seorang sarjana lulusan Mesir dan sekarang sudah kembali ke tanah air. Sepintas lalu, novel ini seperti novel-novel Islami kebanyakan yang mencoba menebarkan dakwah melalui sebuah karya seni, namun setelah ditelaah lebih lanjut ternyata novel ini merupakan gabungan dari novel Islami, budaya dan juga novel cinta yang banyak disukai anak muda. Dengan kata lain, novel ini merupakan sarana yang tepat sebagai media penyaluran dakwah kepada siapa saja yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Islam, khususnya buat para kawula muda yang kelak akan menjadi penerus bangsa.

Novel ini bercerita tentang perjalanan cinta dua anak manusia yang berbeda latar belakang dan budaya; yang satu adalah mahasiswa Indonesia yang sedang studi Universitas Al-Azhar Mesir, dan yang satunya lagi adalah mahasiswi asal Jerman yang kebetulan juga sedang studi di Mesir. Kisah percintaan ini berawal ketika mereka secara tak sengaja bertemu dalam sebuah perdebatan sengit dalam sebuah metro (sejenis trem).

Download e-book Ayat-ayat Cinta klik disini
Continue reading →

Anugerah Bidadari

0 komentar


Matahari bersinar terik. Sinarnya yang angkuh membuat udara sekitar menjadi panas tak tertahankan.
Altamyra telah terlindung dari panas yang menyengat itu, tapi sekujur tubuhnya tetap basah dan lengket
oleh keringat.
Dari jendela kereta, ia dapat melihat prajurit-prajurit yang mengawalnya. Altamyra heran. Dengan baju
besi yang tebal, mereka sama sekali tidak kepanasan. Di dalam ia merasa seperti berada di tungku
pemanas apalagi di luar.
Udara panas membuatnya jengkel. Semua orang di sekitarnya pasti mau mengipasi dirinya agar ia
merasa sejuk, tapi tetap saja percuma. Ia telah mengipasi dirinya dengan kipas bulunya, tapi yang
terkipas adalah udara panas.
Belum lagi bajunya yang tebal. Baju seindah ini selalu diimpikannya tapi tidak untuk saat ini.
Altamyra bersumpah bila ada yang memaksanya mengenakan baju bangsawan yang tebal di musim
panas, ia akan menolak mentah-mentah. Ia merasa heran mengapa gadis-gadis bangsawan mampu
mengenakan baju setebal ini di hari yang panas.
Beginilah kalau gadis miskin tiba-tiba mengenakan gaun indah yang berlapis-lapis. Ia terbiasa
mengenakan selapis gaun katun yang kasar. Di udara sepanas apa pun, ia merasa nyaman dengan
gaunnya. Sekarang ia benar-benar merasa tidak nyaman.
Kalau saat ini ia melihat danau atau sungai, ia pasti akan meloncat masuk tanpa berpikir panjang. Ia
benar-benar tersiksa dengan panas yang menyengat ini.
Altamyra merasa tertipu. Mereka berhasil membujuknya dan kini ia menderita karenanya.
Pinta mereka, “Kami mohon demi menyelamatkan…”
Altamyra mendengus kesal teringat kata ‘menyelamatkan’ itu. Siapa pun yang akan diselamatkannya, ia
tidak peduli lagi. Saat ini untuk menyelamatkan diri sendiri dari panas saja, ia tak mampu. Apalagi yang
lain!?
Demi kata itu pula ia rela meninggalkan tempatnya yang hijau permai dan subur ke daerah yang panas
seperti padang pasir ini. Di tempatnya, angin meniupkan daun-daun tetapi di sini debu saja yang terlihat.

Download e-book Anugerah Bidadari klik disini
Continue reading →

Di Atas Sajadah Cinta

0 komentar

Dia Atas Sajadah Cinta adalah judul buku yang diambil dari Judul Cerpen pembuka dari buku antologi cerpen ini. Kisahnya begitu mengharukan, tentang cinta antara Zahid, pemuda Kufah yang sholeh dengan si jelita Afirah yang hidupnya penuh dengan glamoritas. Zahid melamar Afirah pada ayahnya namun ditolak karena Ayah Afirah telah menerima pinangan Yasir pemuda kaya raya namun berakhlak bejat. Keduanya begitu menderita. Afirah pingsan saat ayahnya menolak lamaran Zahid. Zahidpun jatuh sakit. Dalam suratnya pada Zahid Afirah menawarkan pada Zahid untuk memadu cinta. Zahid membalas bahwa sakit dan deritanya tak semata-mata karena rasa cintanya pada Afirah. Sakitnya juga karena dia enginginkan sebuah cinta suci yang mendatangkan dan diridhai Allah. Bersama suratnya, Zahid mnyertakan sorban. Sejak menerima surat Zahid Afirah meninggalkan semua gaya hidupnya yang glamor. Ia berpaling dari dunia dan menghadapkan wajahnya sepenuhnya untuk akhirat. Sorban putih pemberian Zahid ia jadikan sajadah, tempat dimana ia bersujud, dan menangis di tengah malam memohon ampunan dan rahmat Allah SWT. Siang ia puasa malam ia habiskan dengan bermunajat pada Tuhannya. Di atas sajadah putih itu ia menemukan cinta yang lebih agung dan lebih indah, yaitu cinta kepada Allah SWT. Keduanya benar-benar larut dalam samudra cinta kepada Allah SWT, Allah yang Maha Rahman dan Rahim. Hal yang sama juga dilakukan Zahid di Masjid Kufah.

Download e-book Di Atas Sajadah Cinta klik disini
Continue reading →

Jangan Main-Main Dengan Kelaminmu

0 komentar


Hampir semua tulisan Djenar menyingkap sisi kehidupan yang di-tabu-kan oleh masyarakat kita.Pembaca yang baru mengenalnya akan terusik, bisa jadi merasa tertampar oleh cerpen-cerpen yang disajikannya dengan gaya pengucapan eksperimental dan inovatif. Perempuan yang sangat mencintai keluarganya ini -istri Edhi Widjaja, ibu dari dua orang putri yang cantik-cantik, Banyu Bening dan Btari Maharani- mungkin hanya sekedar menyodorkan cermin kepada pembacanya. Cermin yang jujur dan menampakkan apa yang terjadi dihadapannya. Cermin yang selama ini terlarang untuk ditatap, mungkin.
Hanya satu kata ini yang tepat untuk mengomentari karya Djenar Maesa Ayu, kelahiran jakarta, 14 Januari 1973. Karya-karyanya yang berani membuat penulis perempuan ini sering dimaki sekaligus dicintai. Cerpen-cerpennya telah tersebar di berbagai media massa Indonesia, seperti Kompas, Republika, majalah Cosmopolitan, Lampung Post, majalah Djakarta!.
Buku pertamanya yang berjudul "Mereka Bilang, Saya Monyet" telah terbit, cetak ulang beberapa kali dan masuk dalam nominasi 10 besar buku terbaik Khatulistiwa Literary Award 2003, selain juga akan diterbitkan kedalam bahasa inggris. Saat ni cerpen dengan judul yang sama sedang dalam proses pembuatan ke layar lebar. Cerpen "Waktu Nayla" menyabet predikat Cerpen Terbaik Kompas 2003, yang dibukukan bersama cerpen "Asmoro" dalam antologi cerpen pilihan kompas itu. Sementara cerpen "Menyusu Ayah" menjadi Cerpen Terbaik 2002 versi Jurnal Perempuan dan diterjemahkan oleh Richard Oh kedalam bahasa inggris dengan judul "Suckling Father" untuk dimuat kembali dalam Jurnal Perempuan versi bahasa inggris, edisi kolaborasi karya terbaik Jurnal Perempuan.

Download e-book Jangan Main-Main Dengan Kelaminmu klik disini
Continue reading →

Bukan Negeri Dongeng

0 komentar

Apakah anda memiliki banyak teman yang memiliki sikap dan sifat yang menurut anda sangat mengesankan? Apakah anda mengenal orang yang memiliki akhlak yang mulia, seperti, jujur, ikhlas, sabar dan bijaksana, penuh cinta kasih dan memetingkan kepentingan orang banyak daripada kepentingan pribadai atau golongan.
Mungkin seketika anda akan menjawab “iya saya punya”, tetapi setelah anda piker secara seksama anda mungkin akan meralat jawaban anda tadi dengan menjawab “ tidak saya tidak punya, orang-orang semacam itu hanya ada dijaman dulu, jamanya para nabi”. Sementara diam-diam dalam hati anda merindukan sosok teman seperti itu “ bukan-bukan hanya teman tapi negeri ini membutuhkan orang-orang seperti itu”
Ya negeri ini? Tapi apa mereka benar-benar ada ?, Dinegeri dongeng manakah mereka tinggal?. Jangan pesimis dulu, melalui buku ini saya akan perkenalkan dengan orang-orang yang seperti itu. Dan mungkin diantara mereka berada tidak jauh dari anda.

Download e-book Bukan Negeri Dongeng klik disini
Continue reading →
Senin, 10 Mei 2010

Jakarta Undercover3

0 komentar

PARADISE for men. What do you think?
Hmmm...
Agak bingung membayangkan isinya seperti apa. Tapi kalau sekadar penggambaran sekilas, barangkali sebutan paradise itu untuk menerangkan betapa segala bentuk kesenangan ada, tersedia dan bisa dinikmati setiap saat. Dan yang pasti, semua serba indah dan begitu menggiurkan.
Menolak atau malah dengan senang hati menerima, kalau tiba-tiba ada tawaran pelesir ke paradise? Silakan pikir-pikir sendiri. Tapi sekadar info dan asal tahu saja, "Paradise itu surga kaliii," ceplos Nino, 28 tahun, ketika kami nongkrong di Coffee Club, Plaza Senayan.
Yup! Sangat mungkin. Nah, tempat hiburan untuk pelesir seks yang pantas disebut paradise itu, di Jakarta jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Kalau hanya mencari tempat pelesir seks di Jakarta yang buka dari siang sampai malam, pasti bukan pekerjaan sulit. No wonder karena jumlahnya puluhan dan tersebar di mana-mana. Tapi mencari tempat pelesir yang pantas disebut sebagai "paradise for men" berskala internasional, tentu tidak mudah.
Bukan apa-apa, untuk kategori ini, di Jakarta jumlahnya jumlah hanya ada beberapa. Apalagi kalau tempatnya dilengkapi interior yang supermewah tak ubahnya tempat hiburan di Las Vegas. Belum lagi, secara menu, disediakan ragam layanan seks rekresional dengan cewek-cewek impor berstatus model. Wuih.,. kalau yang tipe begini, rasa-rasaya baru ada satu tempat di Jakarta.
Sore itu, lagi enak-enak nonton TV ketika seorang kawan mampir ke apartemen. Entah dari mana idenya, tiba-tiba Nino dengan bersemangat menyebut-nyebut nama sebuah tempat hiburan berinisial AS di Kawasan Ancol yang baru beberapa bulan ini beroperasi.


Download e-book Jakarta Undercover3 klik disini
Continue reading →

Jakarta Undercover2

0 komentar

"KENAPA laki-laki rela menghamburkan uang jutaan rupiah demi mendapatkan kenikmatan sesaat?" Atau... "Kenapa pula tak sedikit wanita yang membelanjakan uangnya untuk mendapatkan kencan kilat di pelukan laki-laki 'penjaja cinta'?"
Sebuah pertanyaan yang muncul pada satu sore yang menyejukkan di pertengahan Juli 2003, ketika saya Bersama dua teman baik saya; sebut saja Indra dan Lucky, tengah asyik menyeruput secangkir kopi panas di kafe Boutique 21 — tempat saya bersama teman-teman sering menikmati happy hours atau afternoon ten, Plaza Senayan, Jakarta Selatan. Ini, bukan kali pertama, kedua atau ketiga, kami biasa mengobrol santai ihwal perilaku seks yang terjadi di ibu kota. Tiap ada waktu senggang di kala sore, kami selalu kontak dan "janjian" nongkrong di Plaza Senayan. Dua karib saya itu—Indra dan Lucky, termasuk "clubber mania" yang tak pernah lepas dari aktivitas dugem. Soal "road show" dari kafe ke kafe atau dari diskotek ke diskotek, sudah jadi makanan saban malam gaul — Rabu, Jumat dan Sabtu malam. Pantas memang, kalau sosok mereka sudah tak asing di kalangan "nite society"
Jakarta. Sebutan yang pas buat mereka, bukan lagi "member guest" tapi "member face" karena wajahnya nyaris ada pada setiap malam-malam clubbing Saya termasuk yang rajin pergi "dugem" bersama mereka ke sejumlah kafe atau diskotek trendsetter. Sudah hampir tiga tahun terakhir ini, mereka menjadi teman setia selama melancong ke sejumlah tempat clubbing, tidak saja yang hanya menyuguhkan sajian suasana dan musik yang menggoda, tapi juga sering kali menyempatkan diri singgah ke sejumlah tempat hiburan yang menyediakan paket-paket "pelesir cinta". Indra, berusia 30 tahun, sehari-hari menjadi manager Promosi untuk sebuah perusahaan rokok merek internasional. Sementara Lucky, berusia 34 tahun, punya Istri dan dikaruniai satu anak, mengelola sebuah restoran di kawasan Kemang.


Download e-book Jakarta Undercover2 klik disini
Continue reading →

Jakarta Undercover1

0 komentar


Mendung sedang bergayut di langit Jakarta. Di kafe Alessandro Nannini, Plaza Senayan, sekitar jam lima sore, kami berdebat seru ihwal kehidupan seks laki-laki. Kami duduk berlima sambil menikmati hangatnya secangkir cappuccino.

Tiga orang pria dan dua orang wanita. Yang pertama Leo, kemudian Johan, Lusi, Gita dan saya sendiri. Leo, 34 tahun, teman saya yang bekerja sebagai product manager di sebuah perusahaan handphone terkenal, sependapat dengan Johan, art director sebuah perusahaan advertising, kalau hampir kebanyakan laki-laki, pasti suka 'jajan', paling tidak, pernah berhubungan dengan wanita lain, one nite standi Lucunya, Lusi, yang seharihari bekerja di satu rumah produksi ternama, balik menimpali, tidak hanya laki-laki yang doyan one nite stand, banyak juga kaum wanita yang menganut paham sex just for fun.

Jangan heran, kalau di sebuah kafe, pub atau diskotik, usai tamu pria-wanita bertemu di bar, lantas minum bersama, ajojing di lantai disko dan sesudahnya, berlanjut menjadi kencan semalam. Ada yang sematamata just for fun, azas kebutuhan, atau yang penting happy, ada juga yang melewati tahapan transaksi layaknya penjual dan pembeli.

Bagi komunitas kafe, budaya seperti itu sudah bukan rahasia lagi, bahkan menjadi perilaku yang sangat biasa. Budaya pop dan kehidupan metropolis lengkap dengan tetek bengek pengaruhnya, telah melahirkan iklim seksual yang makin hari makin menggila. Jangan kaget, kalau kini banyak wanita lajang yang menganggap one nite stand sebagai satu hal yang tidak aneh lagi, malah biasa, dan ada yang menganggapnya sebagai satu tradisi seharihari.

Meski kini seperti tak ada jarak perilaku seks antara pria dan wanita, tapi kalau diamati selalu ada perbedaan sikap dalam casual sex-nya. Secara historis laki-laki merasa lebih bisa menikmati tahapan seks demi seks itu sendiri. Sikap itu memang tidak selalu bisa dipahami, tapi paling tidak bisa diterima.

Seks anonim —baik dalam bentuk pertunjukan seks atau seks prostitusi, dianggap menjadi part of life laki-laki. Makanya, tak heran kalau laki-laki tak jauh dari hooker, whore atau wanita pekerja seks profesional untuk ber-one nite stand, di manapun dan kapanpun. Wanita tampaknya juga menerima kalau seks anonim merupakan kepentingan dan minat laki-laki. Hanya saja, mereka tetap tak habis mengerti di mana letak daya tarik seks anonim tersebut.


Download e-book Jakarta Undercover1
klik disini
Continue reading →

Ketika Cinta Berbuah Surga

0 komentar


Buku yang sarat dengan mutiara-mutiara hikmah berdasarkan kisah-kisah yang diceritakan di hadist. Wah, buku ini bagus untuk menyadarkan seseorang dengan penyampaian yang sederhana namun mengena. Di dalamnya ada 29 kisah.
Ketika Cinta Berbuah Surga adalah salah satu kisah di dalamnya.
Tentang seorang anak raja yang mencari seorang sahabat sejati. Namun, ternyata dia menemukan sahabat sejati yang bukanlah dari lingkungan yang berada. Dia banyak belajar dari sahabat sejatinya itu....bla..bla....bla....jelasnya,liat sendiri aja ya.
Yang aq dapat dari kisah ini, bahwa cinta yang mulia adalah cinta yang didasari oleh kecintaan kepada Allah.....


Download e-book Ketika Cinta Berbuah Surga
klik disini
Continue reading →

Ketika Cinta Bertasbih 1&2

0 komentar

Novel cerita cinta yang berbaukan islam “Ketika Cinta Bertasbih” adalah salah satu Novel yang kini cukup di gemari oleh para pecinta novel, Novel ini alur ceritanya hampir sama dengan novel buatan Habiburrahman El-Shirazy, novel ini bercerita tentang seorang laki laki yang mencari ilmu di negeri timur tengah mesir yang tepatnya di universitas di Khairo, perbedaannya dengan alur ceritanya adalah pada novel ayat ayat cinta tokoh utama nya fahri adalah seorang yang sangat identik dengan ilmu, terjemahan, dan hafalan. kalo pada novel Ketika Cinta Bertasbih tokoh utamanya adalah Azzam sang pria yang mencari ilmu di khairo yang mana dia menyelesaikan kuliahnya S1 selama 9 tahun, itu bukan karena Azzam adalah anak yang bodoh, tapi ia memang tidak meluluskannya sendiri karena Azzam ingin membantu keluarganya yang tinggal di Solo bersama adiknya dengan cara berjualan makanan di Kairo sambil mencari biaya untuk studinya juga, dan ia berhasil membiayai adiknya hingga adiknya berhasil lulussedangkan ia sendiri belum lulus belajarnya.setelah adiknya lulus baru ia menyelesaikan belajarnya

Pada saat ia kembali ke tanah air ia bertemu dengan teman lamanya Erlina yang merupakan putri dari duta beasar negara yang berada di Mesir, si Erlina mempunyai hati pada si Azzam, tapi per bedaan mereka terlalu jauh Azzam hanyalah seorang pedagang bakso yang miskin, tapi si Azzam ragu apa benar si Erlina adalah jodohnya, memang benar Erlina cantik, tapi Azzam berfikir kalo dia bukan kriteria gadis yang ia inginkan, karena untuk masalah agama ia masih mikir mikir untuk nedekatin si Erlina.


Download KCB1
klik disini
Download KCB2
klik disini
Continue reading →
Minggu, 09 Mei 2010

Pudarnya Pesona Cleopatra

0 komentar

Tak terasa air mataku mengalir, dadaku sesak oleh rasa haru yang luar biasa. Tangisku meledak. Dalam isak tangisku semua kebaikan Raihana selama ini terbayang. Wajahnya yang teduh dan baby face, pengorbanan dan pengabdiannya yang tiada putusnya, suaranya yang lembut, tangisnya mengalirkan perasaan haru dan cinta. Ya cinta itu datang dalam keharuanku. Dalam keharuan terasa ada hawa sejuk turun dari langit dan merasuk dalam jiwaku. Seketika itu, pesona kecantikan Cleopatra memudar......

Segera kukejar waktu untuk membagi cintaku oada Raihana. Membagi rinduku yang tiba-tiba memenuhi rongga dada. Air mataku berderai-derai. Kukebut kendaraanku. Kupacu kencang diiringi derai air mata yang tiada henti menetes di jalanan. Aku tak peduli. Aku ingin segera sampai dan melupakan semua rasa cinta ini padanya. Padanya yang berhati mulia. Begitu sampai di halaman rumah mertua, nyaris tangisku meledak. Kutahan dengan mengambil nafas panjang dan mengusap air mata. Melihat kedatanganku ibu mertua serta merta memelukku dan menangis tersedu-sedu. Aku jadi heran dan ikut menangis.
" Mana Raihana, Bu ?"

Ibu mertua hanya menangis dan menangis. Aku terus bertanya apa sebenarnya yang terjadi.
" Istrimu, Raihana istrimu dan anakmu yang dikandungnya ! "
" Ada apa dengan dia ! "
" Dia.......


Download e-book Pudarnya Pesona Cleopatra klik disini
Continue reading →

Negara Kelima

0 komentar

Pernahkah anda mendengar bahwa kepulauan Indonesia adalah salah satu lokasi yang mungkin sebagai sisa-sisa dari Atlantis kuno? Pernahkah anda menyimak cerita Tambo dari Minang, yang mengatakan bahwa orang Minang adalah keturunan Iskandar Agung? Dan pernahkah anda mendapati orang-orang yang yakin akan adanya kekuatan dari leluhur Nusantara yang suatu saat akan membangkitkan kembali kejayaan Nusantara?

Hal-hal yang berbau mitos yang ada dan menyebar di masyarakat itu menjadi latar belakang utama yang membentuk cerita novel "Negara Kelima" terbitan Serambi ini. Tapi tidak lantas novel ini menjadi kisah fantasi penuh mistis. Ini adalah novel tentang kriminalitas dan radikalisme yang dilatarbelakangi oleh interpretasi baru terhadap sejarah Nusantara.

"Es Ito, lahir pada tahun seribu sembilan ratus delapan puluh satu. Ibunya seorang petani, bapaknya seorang pedagang". Hanya itu yang tertulis pada profil penulis novel ini. Singkat, tidak berlebihan, tidak ingin menonjolkan apapun selain kesederhanaan. Tidak berusaha memberikan pretensi apapun sebelum pembaca tuntas mengikuti kisah yang ia tuturkan di novel ini.

Cuplikan Kisahnya

Tiga orang gadis muda dan seorang perwira polisi terbunuh dalam jangka waktu beberapa hari. Kejadian itu terjadi setelah sebelumnya pihak kepolisian menggerebek markas suatu kelompok radikal yang baru saja melakukan teror di jaringan internet. Simbol dari kelompok tersebut digoreskan oleh pelaku pembunuhan di tubuh dua orang korban. Inspektur Timur Mangkuto, sahabat dari perwira polisi yang terbunuh, malah dicurigai sebagai pelaku pembunuhan. Pasalnya ia terlihat bersama dengan korban sesaat sebelum pembunuhan terjadi dan meninggalkan sidik jari. Timur Mangkuto pun sekaligus dicurigai sebagai anggota kelompok radikal tersebut yang disusupkan ke jaringan kepolisian.

Sebelum sempat tertangkap, Timur Mangkuto berhasil meloloskan diri dan segera menjadi buronan polisi nomer satu. Sementara dua orang anggota kelompok radikal yang tertangkap dalam penggerebekan, tidak mau berbicara banyak meskipun telah ditekan dengan keras. Mereka hanya berbicara tentang teka-teki lima buah negara yang mereka hafal luar kepala tapi tidak mereka ketahui jawabannya.

Dalam pelariannya Timur Mangkuto bertemu dengan Eva Duani, seorang ahli sejarah Indonesia. Bersama Eva Duani dan dipandu oleh ayahnya, Profesor Duani Abdullah, Timur Mangkuto berusaha menguak teka-teki lima negara untuk membongkar keberadaan kelompok radikal yang telah menjebaknya demi membersihkan nama baik.

Usaha menguak teka-teki lima negara itu mengharuskan mereka meneliti kitab Dialog "Timaues and Critias" karya Plato tentang negeri Atlantis yang hilang, mendengarkan dan mencari petunjuk dari sastra lisan Tambo dari Minangkabau, menerjemahkan prasasti Kedukan Bukit, menelusuri kitab Pararaton, dan meminta keterangan dari saksi sejarah atas pembentukan Pemerintahan Darurat RI di Sumatera pada tahun 1948.

Penuh Ketegangan dan Kejutan

Dikisahkan dalam ritme yang cepat penuh dengan ketegangan dan kejutan. Alur cerita dipecah menjadi tiga bagian yang dituturkan silih berganti. Satu bagian merekam kejadian-kejadian yang dialami Timur Mangkuto dan Eva Duani dalam pelariannya. Bagian yang lain mengisahkan bagaimana para polisi mengejar Timur Mangkuto sembari juga berusaha memecahkan teka-teki. Dan pada bagian lain lagi dituturkan rentetan kegiatan dari kelompok radikal yang sedang berusaha mewujudkan ambisi besarnya.

Peristiwa demi peristiwa disusun dan direncanakan dengan baik. Tidak ada peristiwa tempelan yang tidak akan menjadi satu bagian petunjuk dari inti cerita. Ketegangan dibuat berlapis-lapis dari setiap bagian cerita. Pembaca serasa tidak diberi kesempatan mengambil nafas untuk tenang sejenak.

Di samping menyuguhkan ketegangan, novel ini juga menyodorkan seabreg fakta dan informasi dari berbagai dokumen dan narasumber sebagai hasil dari usaha pemecahan teka-teki. Fakta dan data yang benar-benar ada di kehidupan nyata itu dijalin dengan rapi oleh penulis, saling tersambung satu sama lain. Hingga akhirnya menyibak tabir tebal yang selama ini menutupi sejarah Nusantara kuno.

Kesimpulan akhir yang diberikan penulis bisa dikatakan sebagai interpretasi baru terhadap sejarah Nusantara. Berdasarkan data dan informasi dari berbagai sumber yang tampak cukup akurat, penulis mengajukan kesimpulan akhir yang cukup mengejutkan. Tapi dengan membalutnya dalam sebuah kisah fiksi, tentunya penulis bebas membentuk dan menawarkan kesimpulan besar itu tanpa perlu mempertanggungjawabkannya di hadapan forum akademik.

Bayang-bayang Dan Brown dan Minangkabau

Terasa ada bayang-bayang dari novel bestseller international "Da Vinci Code" dalam cara penulisan novel ini. Pembagian cerita dalam bab-bab pendek yang bergantian mengisahkan bagian yang berbeda, dan ending setiap bab yang dibuat menggantung, mirip dengan cara Dan Brown bertutur dalam "Da Vinci Code". Inti cerita kedua kisah tersebut juga sama-sama mengajak pembaca untuk memandang bukti-bukti sejarah dari sisi yang lain dan akhirnya menemukan persepsi baru terhadap sejarah. Tetapi karena tema dan obyeknya sangat berlainan dan tidak terkait satu sama lain, novel ini tetap bisa memilki identitasnya sendiri.

Acungan jempol patut disampaikan kepada penulis yang telah mengumpulkan sekian banyak data, menjajarkannya satu demi satu ke hadapan pembaca, dan menjalin data-data itu dalam suatu rangkaian untuk membentuk kesimpulan.

Novel ini juga terasa sangat "Minang centris". Pelaku-pelaku protagonisnya adalah orang-orang keturunan Minang. Data-data yang dikupas untuk memecahkan teka-teki hampir semua terkait dengan tanah Minang. Adat dan tata pemerintahan Minangkabau yang dibahas lengkap di novel ini dipuji sebagai pemerintahan ideal yang menjadi idaman Plato. Mungkin ini adalah suatu bentuk pemberontakan dan protes atas kondisi bangsa yang saat ini sangat "Jawa centris".

Menyentil Banyak Pihak

Beberapa isu hangat saat ini menjadi bagian yang membentuk novel ini. Aparat yang korup dan sibuk berebut harta dan kedudukan. Ilmuwan yang tunduk kepada uang. Penghargaan yang rendah atas benda2 peninggalan sejarah. Labilnya jiwa anak muda, yang pada satu sisi menjadi orang-orang radikal membela apa yang diyakininya secara membabi buta, dan pada sisi yang lain ada yang menjadi orang-orang hedonis pencari kenikmatan sesaat tanpa tujuan hidup yang berarti.

Sementara ide utama cerita yang mengajak pembaca untuk mengungkap sejarah dari sisi lain, akan membuka mata pembaca lebar-lebar. Meskipun kebenarannya mungkin belum bisa dipastikan, tapi paling tidak akan menyadarkan pembaca bahwa kisah sejarah itu jika dilihat dari sisi yang lain dapat memunculkan persepsi yang sangat berbeda. Dan jika sejarah adalah tempat suatu bangsa untuk belajar dan bercermin, tentunya pemutarbalikan sejarah demi kepentingan penguasa adalah hal yang berbahaya bagi masa depan bangsa tersebut.

Novel ini bisa jadi akan menimbulkan kontroversi di kalangan sejarawan dari sisi kevalidan data sejarah dan interpretasi yang ditawarkan penulis. Tapi bagi pembaca yang menyukai kisah tegang dan mau sedikit membuka pikiran untuk hal-hal baru yang kontroversial, novel ini adalah bacaan yang akan menyita perhatian. Meskipun mungkin akan muncul ganjalan tentang kenapa sejarah nusantara harus dikaitkan dengan mitologi Yunani...


Download e-book Negara Kelima klik disini
Continue reading →

Penyambung Lidah rakjat Sukarno

0 komentar

“Terjemahan karya Cindy Adams mengenai otobiografi Bung Karno ini telah mengalami cetak ulang berkali-kali sejak diterbitkan pertama pada tahun 1966. Tetapi di kemudian hari baru diketahui ternyata terdapat banyak kesalahan-kesalahan dalam terjemahan, bahkan ada juga selipan-selipan isi yang tidak ada pada naskah aslinya. Hal ini sempat menimbulkan kesalahpahaman pada beberapa tokoh nasional kita. Karena itu saya menyambut baik penerbitan edisi revisi ini. Semoga buku ini dapat menghilangkan kesalahpahaman tersebut di atas dan mampu memberi pengertian yang lebih baik mengenai Bung Karno.”

Guntur Sukarno Putra-Ketua Dewan Pendiri Yayasan Bung Karno


Download e-book Penyambung Lidah rakjat Sukarno klik disini
Continue reading →

Edensor

0 komentar

Berbeda dengan setting cerita Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi, Edensor mengambil setting di luar negeri saat tokoh-tokoh utamanya, Ikal dan Arai mendapat beasiswa dari Uni Eropa untuk kuliah S2 di Perancis.

Dalam Edensor, Andrea tetap dengan ciri khasnya, menulis kisah ironi menjadi parodi dan menertawakan kesedihan dengan balutan pandangan intelegensia tentang culture shock ketika kedua tokoh utama tersebut yang berasal dari pedalaman Melayu di Pulau Belitong tiba-tiba berada di Paris.

Mimpi-mimpi untuk menjelajah Eropa sampai Afrika dan menemukan keterkaitan yang tak terduga dari peristiwa-peristiwa dari masa lalu mereka berdua.Dan pencarian akan cinta sejati menjadi motivasi yang menyemangati penjelajahan mereka dari bekunya musim dingin di daratan Rusia di Eropa sampai panas kering di gurun Sahara.



Download e-book Edensor klik disini
Continue reading →

Sang Pemimpi

0 komentar

Sang Pemimpi adalah sebuah lantunan kisah kehidupan yang memesona dan akan membuat Anda percaya akan tenaga cinta, percaya pada kekuatan mimpi dan pengorbanan, lebih dari itu, akan membuat Anda percaya kepada Tuhan.

Andrea akan membawa Anda berkelana menerobos sudut-sudut pemikiran di mana Anda akan menemukan pandangan yang berbeda tentang nasib, tantangan intelektualitas, dan kegembiraan yang meluap-luap, sekaligus kesedihan yang mengharu biru.

Tampak komikal pada awalnya, selayaknya kenakalan remaja biasa, tapi kemudian tanpa Anda sadari, kisah dan karakter-karakter dalam buku ini lambat laun menguasai Anda. Karena potret-potret kecil yang menawan akan menghentakkan Anda pada rasa humor yang halus namun memiliki efek filosofis yang meresonansi.
Download Gratis Buku Sang Pemimpi
Karena arti perjuangan hidup dalam kemiskinan yang membelit dan cita-cita yang gagah berani dalam kisah dua orang tokoh utama buku ini: Arai dan Ikal akan menuntun Anda dengan semacam keanggunan dan daya tarik agar Anda dapat melihat ke dalam diri sendiri dengan penuh pengharapan, agar Anda menolak semua keputusasaan dan ketakberdayaan Anda sendiri. Kita tak kan pernah mendahului nasib! teriak Arai.Kita akan sekolah ke Prancis, menjelajahi Eropa sampai ke Afrika! Apa pun yang terjadi!



Download e-book Sang Pemimpi klik disini
Continue reading →

Laskar Pelangi

0 komentar

Laskar Pelangi adalah karya sastra yang dibuat pertama kalinya oleh Andrea Hirata. Melalui Laskar Pelangi, Andrea Hirata langsung menempatkan dirinya sebagai salah satu penulis muda Indonesia yang amat menjanjikan. Buku Laskar Pelangi dipersembahkan untuk gurunya Ibu Muslimah Hafsari dan Bapak Harfan Effendy Noor serta sepuluh anggota Laskar Pelangi lainnya.- Laskar Pelangi-Laskar Pelangi adalah karya sastra yang dibuat pertama kalinya oleh Andrea Hirata.

Melalui Laskar Pelangi, Andrea Hirata langsung menempatkan dirinya sebagai salah satu penulis muda Indonesia yang amat menjanjikan. Buku Laskar Pelangi dipersembahkan untuk gurunya Ibu Muslimah Hafsari dan Bapak Harfan Effendy Noor serta sepuluh anggota Laskar Pelangi lainnya.Sebuah kisah nyata tentang 11 murid sekolah Muhammadiyah. Sebuah sekolah kampung paling miskin di Belitong. Ada 3 alasan mengapa para orangtua mendaftarkan anaknya di sekolah Muhammadiyah. Pertama, karena sekolah Muhammadiyah tidak menetapkan iuran dalam bentuk apa pun, para orangtua hanya menyumbang sukarela semampu mereka. Kedua, karena firasat, anak-anak mereka dianggap memiliki karakter yang mudah disesatkan iblis sehingga sejak usia muda harus mendapatkan pendadaran Islam yang tangguh. Ketiga, karena anaknya memang tidak diterima di sekolah mana pun.

Dikarenakan kekurangan guru, maka selama 6 tahun di SD seorang guru bernama N.A. Muslimah Hafsari Hamid binti K.A. Abdul Hamid atau dipanggil Bu Mus mengajarkan semua mata pelajaran-mulai dari Menulis Indah, Bahasa Indonesia, Kewarganegaraan, Ilmu Bumi-sampai-Matematika, Geografi, Prakarya dan Praktik Olahraga. Bu Mus hanya memiliki selembar ijazah SKP (Sekolah Kepandaian Putri) namun beliau bertekad untuk terus mengobarkan pendidikan Islam walaupun hanya memperoleh upah 15 kilogram beras setiap bulan. Beliau bersama pamannya Bapak K.A. Harfan Effendy Noor bin K.A. Fadillah Zein Noor pamannya, selaku kepala sekolah Muhammadiyah merupakan pahlawan tanpa tanda jasa yang menjadi pelita bagi para Laskar Pelangi.



Download e-book Laskar Pelangi klik disini
Continue reading →