WAKTU INDONESIA BARAT

Kamis, 06 Mei 2010

Aku Merindukanmu, Oh Muhammadku

0 komentar
Puisi Gus Mus
Oleh : KH. Mustofa Bisri (Gus Mus)


Aku merindukanmu oh Muhammadku
Sepanjang jalan kulihat wajah-wajah
yang kalah
menatap mataku yang tak berdaya
sementara tangan-tangan perkasa
terus mempermainkan kelemahan
airmataku pun mengalir mengikuti panjang
jalan
mencari-cari tangan
lembut-wibawamu

Dari dada-dada tipis papan
terus kudengar suara serutan
derita mengiris berkepanjangan
dan kepongahan tingkah-meningkah
telingaku pun kutelengkan
berharap sesekali mendengar
merdu-menghibur suaramu
Aku merindukanmu oh Muhammadku

Ribuan tangan gurita keserakahan
menjulur-julur ke sana kemari
mencari mangsa memakan kurban
melilit bumi meretas harapan
aku pun dengan sisa-sisa suaraku
mencoba memanggil-manggilmu
Oh Muhammadku, oh Muhammadku
Di mana-mana sesama suadara
saling cakar berebut benar
sambil terus berbuat kesalahan

Qur’an dan sabdamu hanyalah kendaraan
masing-masing mereka yang berkepentingan
aku pun meninggalkan mereka
mencoba mencarimu dalam sepi rinduku

Aku merindukanmu oh Muhammadku

Sekian banyak Abu Jahal Abu Lahab
menitis ke sekian banyak umatmu
Oh Muhammadku-salawat dan salam bagimu-
bagaimana melawan gelombang kebodohan
dan kecongkakan yang telah tergayakan
bagaimana memerangi umat sendiri?
Oh Muhammadku

Aku merindukanmu oh Muhammadku
Aku sungguh merindukanmu.

1416H


Download puisi Gus Mus versi mp3
klik disini
Continue reading →

Dzikir Malam

0 komentar
Puisi Gus Mus
Oleh : KH. Mustofa Bisri (Gus Mus)


Langit memimpin dzikir malam
Membaca wirid hening dalam hitungan rinai hujan dan manik-manik keringatku
Angin mendesirkan tasbih bersama pucuk-pucuk pohon dimulut pori-poriku
Sesekali kilat memucatkan rumput-rumput mencuatkan lidah-lidah laut dalam gemuruh tahmid bersama qhouf rojaku
Sementara petir dan guruh bergantian meneriakkan takbir dari puncak diamku
langit memimpin dzikir malam dibumi kelam gelisahku


1415H

Download puisi Gus Mus versi mp3 klik disini
Continue reading →
Selasa, 04 Mei 2010

Kholid bin Walid

0 komentar
Kami tahu bahwa tidak ada darah yang lebih segar dan enak melainkan darah bangsa Rum…

Biasa dipanggil Abu Sulaiman. Gelarnya ‘Saifullah al-Maslul’ (pedang Allah yang terhunus). Nama lengkapanya Kholid bin al-Walid bin al-Mughiroh bin Abdullah bin Umar bin Makhzum al-Qursy. Umurnya 13 tahun lebih muda dari Rasulullah. Ibunya bernama ‘Asma, saudara Ummu Fadhl, istri ‘Abbas, paman Rasulullah.

Ayahnya adalah seorang kaya sehingga hidupnya sejak kecil serba kecukupan. Bahkan setelah dewasa tidak berpikir untuk bekerja atau menjadi pekerja. Maklum saja, pada masa Jahiliyah beliau sangat menikmati harta kekayaan orang tuanya. Hidupnya dicurahkan untuk berpetualangan. Beliau sangat senang dengan pacuan kuda, berburu, olah raga kuda, lari dan lainnya.

Petualangan inilah yang membuat dirinya menjadi seorang kepala perang yang berani, penyabar, pandai berorasi dan ucapannya berpengaruh. Dalam dirinya tercipta bakat memimpin perang. Sehingga akhirnya menjadi pemimpin perang di kaumnya, terutama sekali pemimpin perang berkuda di Quraisy. Pada waktu perang Uhud, beliau menyerang umat Islam dari belakang ketika melihat bahwa pasukan di bagian belakang kosong. Begitu juga pemanah umat Islam sedang sibuk mencari harta rampasan. Maka dengan kepandiannya beliau mengalihkan kekalahan kaum musyrik menjadi kemenangan. Pada waktu perang Khandak, beliau membuat manuver bagaimana melintas khandak (parit buatan). Hampir saja manuver itu berhasil mengalahkan umat Islam. Hanya saja kemudian Allah menurunkan angin puyuh kepada kaum musyrik sehingga mereka kocar-kacir dan kalah menghadapi manuver Allah. Kaum musyrik tak berdaya di depan umat Islam.

Sejarah masuk islamnya sangat mengejutkan kaum musyrik di Quraisy. Beliau adalah orang yang sangat anti-Islam, kemudian tiba-tiba masuk Islam dan mengakui muhammad sebagai Rasulullah. Ceritanya suatu hari saudaranya mengirim surat kepada beliau. Dalam surat itu disarankan untuk belajar dan mengenal Islam. “Bismillahirohmanirohim. Dengan hormat. Sungguh saya merasa heran karena kamu tidak mampu menangkap misi Islam. Begitu juga akal pikiranmu tidak tergerak untuk berfikir lebih jernih. Adakah seseorang yang tidak tahu Islam? Rasulullah pernah bertanya kepadaku; “Mana Kholid?” Saya jawab; “Allah akan datangkan dia.” Rasul berkata; “Orang seperti dia tidak tahu Islam? Sekiranya beliau jadikan kekalahan dan semangatnya bersama umat Islam, tentunya itu baik baginya. Dan kelak kami lebih menyukai dirinya ketimbang yang lain.” Maka sadarkah wahai saudaraku tentang hal-hal yang baik yang terlepas darimu. Setelah membaca surat ini, hatinya dibukakan Allah untuk berjuang bersama Islam. Maka sejak tahun 7 Hijriah beliau masuk Islam.

Setelah dirinya masuk Islam, beliau meminta dan memohon kepada Rasulullah untuk meminta ampunan kepada Allah. Permintaannya dikabulkan Rasulullah. Rasulullah pun mendo’akan dirinya jawapan terhadap permohonannnya itu.

Perang Muktah telah gugur tiga pemimpin pasukan umat Islam. Maka sejak itu beliau memimpin pasukan umat Islam mengengatikan mereka. Beliau berhasil membalikkan kesusahan kepada kemenangan. Hingga kemudian orang-orang Rum mengira bahwa pertolongan datang kepada umat Islam ketika telah terjadi percecokan diantara umat Islam. Dengan beraninya, beliau berhasil memecahkan lubang pasukan Rum. Setelah berhasil menerobos pasukan Rum, pasukan umat Islam keluar dari kepungan mereka dengan selamat.

Pada waktu penaklukan Mekkah, beliau lah yang menghancurkan patung ‘Uzza sambil berkata; “Wahai ‘Uzza, (aku hancurkan karena) kekafiranmu bukan ampunanmu. Saya lihat Allah telah menghinakan dirimu.”

Mengenai pribadinya, Rasulullah pernah berkata; “Sebaik-baiknya orang adalah Abdullah dan saudara dekatnya Kholid bin al-Walid, pedang dari pedang Allah. Semoga Allah hunuskan pedang itu kepada orang kafir dan munafik.”(HR.Ahmad). Selama hidup berjuang bersama Rasulullah, beliau pernah ikut memerangi orang-orang murtad, orang yang mengaku nabi dan yang enggan membayar zakat. Kemudian ikut juga dalam penaklukan-penaklukan Islam. Ketika para pemimpin Rum bersikeras dan ingin terus-menerus memerangi umat Islam, Abu Bakar berkata; “Demi Allah, kelak akan saya singkirkan manuver mereka dengan Kholid (bin Walid).” Mahan, salah seorang pemimpin Rum berkata padanya; “Kami tahu bahwa kalian keluar dari negerimu (ke negeri Rum) sebab kelaparan dan kesengsaraan yang menimpa kalian. Sekiranya kalian inginkan, saya akan beri setiap orang sepulu dinar, pakian dan makanan. Kemudian kalian balik ke negeri kalian saja. Pada tahun berikutnya juga akan dikirim hal serupa kepada kalian.” Apa jawaban beliau mendengar manuvernya itu; “Kelaparan dan kesengsaraan tidaklah yang menjadi sebab kami keluar dari negeri kami sebagaimana kamu sebutkan tadi. Kami adalah kaum yang minumannya darah. Kami tahu bahwa tidak ada darah yang lebih segar dan enak melainkan darah bangsa Rum. Oleh karena itu kami datang padanya,”

Di kesempatan lain Abu Bakar juga sangat memuji beliau. “Sangat sukar menemukan wanita yang dapat melahirkan orang seperti Kholid” kata beliau. al-Hafidh Ibn Kastir mengatakan; “beliau adalah orang yang jarang tidur dan tidak pernah meninggal seseorang yang sedang tidur.”

Beliau adalah seorang yang sangat cerdas dengan taktik musuh. Dan paham betul dengan segala manuver dan perundingan musuh. Pada waktu perang Yarmuk, beliau meletakkan posisi wanita dibelakang laki-laki dengan tujuan membunuh orang-orang yang mencoba lari dari perang. Maka dengan demikian, dapat diketahui mana yang benar-benar membela ajaran Islam. Diantara jasa beliau adalah mentaklukan Syam atas izin Allah. Dalam banyak peperangan, dengan suara lantang beliau selalu mengatakan; “Siapa yang membaiat untuk kematian?! Heba heba rieh aljannah (bau wangi surga datang), Allahu Akbar. Hari ini adalah hari-harinya Allah. Tidak perlu berbangga diri. Maka ikhlaskan perjuangan kalian. Hanya berharap kepada Allah dalam perbuatan kalian.” Umur bin Khottob pernah memakzulkan dirinya dari memimpin tentara karena takut terjadi bencana bagi manusia. Setelah beberapa lama beliau disuruh lagi oleh Umar untuk memimpin tentara. Tapi beliau menolaknya dengan halus. Mengenai manuver perang dan taktik Kholid dalam menghadapi musuh, dikaji dan diajarkan di beberapa universitas di Jerman dan Ingris.

Selama berjuang bersama Rasulullah dalam menegakkan ajaran Islam, beliau telah meriwayatkan kurang lebih delapan belas hadits. Diantara riwayatnya itu; “Orang yang paling berat siksaannya di akherat adalah orang yang paling berat siksaannya di dunia”(HR.Ahmad).

Beliau wafat pada tahun 21 Hijriah di Madinah. Sebagian pendapat mengatakan di Hamsh. Sebelum wafatnya beliau pernah berkata; “Saya ikut dalam perang ini dan itu. Seluruh tubuhku penuh dengan luka pukulan, tusukan pedang, lemparan panah dan lainnya. Kemudian dengan cara ini saya akan mati di atas kasurku sebagaimana matinya hewan. Mata para pengecut tidak akan pernah tertutup.!!
Continue reading →

Abdurrahman Ad-Dakhil

0 komentar
"Pusat kekuasaan Bani Umayyah di Damaskus di bawah otoritas Bani Abbasiyah berakhir pada tahun 750 M. Pembantaian secara besar-besaran mewarnai perjalanan Bani Umayyah. Dalam pembantaian tersebut, Abdurrahman bin Mu’awiyah bin Hisyam bin Abdul Malik berhasil lolos. Ia kemudian memasuki Andalusia pada tahun 755 M. Di kemudian hari, Abdurrahman mendapat julukan “Ad-Dakhil.” Abdurrahman Ad-Dakhil ini dikenal sebagai “Elang Quraisy.”

Pengantar Kemuliaan Andalusia

Dalam sejarah pemerintahan Islam ada dua dinasti Umaiyah. Keduanya dalam tempat dan waktu yang berbeda. Meskipun demikian keduanya masih satu rangkaian silsilah keluarga, sama-sama berinduk pada klan Umaiyah dari suku Quraisy di Mekah. Berikut ini tulisan wartawan Panji Saidi Abdullah Xinnalecky dan Iqbal Setyarso menyangkut kiprah politik Abdurrahman ibn Mu’awiah ibn Hisyam, alias Abdurrahman Ad-Dakhil. Keturunan Umaiyah yang lolos dari pembantaian Bani Abbas di Damaskus, yang memulai membangun kembali dari awal kekuasaannya di Andalusia, Spanyol, sampai menjadi besar dan disegani.


Pemuda itu berdiri lama di tepian pantai Ceuta, pantai timur selat Gibraltar, Afrika Utara. Matanya nyalang ke arah barat. Mungkin saja ia sedang membayangkan jazirah di Semenanjung Iberia di Eropa barat daya yang terletak persis di bagian barat selat Gibraltar. Satu wilayah yang telah ada di bawah kekuasaan pasukan muslim sejak 710 M. Ketika itu Thariq ibn Abdil Malik An-Nakha’i memimpin 400 pasukan infantri bersama 100 pasukan berkuda (kavaleri), melakukan invasi awal atas perintah Musa ibn Nusair, gubernur Afrika Utara. Ceuta, tanah yang dipijak Thariq ketika itu baru sekitar dua tahun ditaklukkan Musa ibn Nusair atas perintah Khalifah Walid ibn Abdil Malik (Walid I) dari kekuasaan Bizantium, kemudian terkenal sebagai Magribi.

Gubernur Ceuta di bawah Bizantium adalah Julianus. Penguasa Bizantium ini lalu bekerja sama dengan Gubernur Musa menyerang Andalusia. Julianus menaruh dendam terhadap Roderick, raja Andalusia. Roderick telah menggagahi putri Julianus yang diutus ke Kordoba. Selain itu Julianus ingin memanfaatkan situasi untuk memisahkan Ceuta dari Andalusia.

Pemuda di tepi pantai Ceuta itu bernama Abdurrahman ibn Mu’awiah ibn Hisyam ibn Abdil Malik. Siapa ibunya jarang tertulis dalam sejarah, tetapi pernah menyamarkan dirinya bernama Rah, sebagai seorang hamba sahaya, dalam usaha menyembunyikan identitasnya akibat pengejaran Bani Abbas. Pengembaraan Abdurrahman makan waktu lima tahun sampai tiba di Ceuta.

Abdurrahman adalah anggota klan Umaiyah. Keluarga ini dalam sejarah kekuasaan negeri-negeri muslim pernah sangat menderita, terus-menerus menghindari pengejaran pasukan Abu Abbas As-Saffah. Abdurrahman tiba di Ceuta pada 755 M ditemani oleh seorang pendukung setianya bernama Badr.


Keturunan Terakhir. Sungai Efrat, suatu ketika. Pertempuran keras dua kubu, Bani Abbas sebagai pendongkel kekuasaan, melawan penguasa saat itu, Bani Umaiyah. Di tengah sungai itu, ada dua pemuda kakak-beradik berusaha sekuat tenaga lolos dari kejaran tentara Bani Abbas. Mereka mati-matian berenang, tangan-tangan mereka mengayuh-ngayuh di air tak beraturan. Dari caranya bergerak, tampaknya mereka tak biasa berenang. Mereka harus lari, kalau tidak bisa dipastikan mereka akan dibunuh karena keduanya adalah keturunan Umaiyah.

Si kakak bisa lolos, tetapi si adik yang bernama Sulaiman tertangkap. Sulaiman menemui ajal di ujung pedang para tentara Abbasiah yang dikomandoi Abdullah ibn Ali, paman Khalifah Abdul Abbas. Di tengah air sungai itu Abdurrahman menengok ke arah teriakan adiknya sambil terus berenang. Ia masih melihat adiknya berteriak meminta tolong, namun keadaan memaksanya terus berenang. Kalau ia berbalik menolong, sama saja dengan menyerahkan kepala untuk ditebas. Dalam hatinya berharap agar adiknya tidak bernasib seperti anggota keluarganya yang lain. Sebab, adiknya masih kanak-kanak, baru 13 tahun. Tapi nyatanya, si adik dihabisi juga.

Abdurrahman-lah pemuda yang lolos itu. Tapi pasukan Bani Abbas terus melakukan pengejaran terhadap dirinya. Lima tahun lamanya ia berpindah-pindah di kawasan Jazirah Arab Asia Timur, kemudian menuju Jazirah Arab di Afrika Utara dengan menyamar. Dia pernah kepergok pasukan khusus yang dikirim Abdurrahman ibn Habib, penguasa Afrika Utara, Maroko, dan Andalusia, ke Tripoli (Libia) untuk menangkapnya. Pasukan ini orang-orang Barber suku Naghwaza. Mujur, mereka tak mengenali Abdurrahman.

Lolos di Tripoli, Abdurrahman bertekad bulat menuju ke Ceuta pada 755. Setelah enam tahun perjalanan, sejak dari penyeberangan sungai Efrat di Suriah. Ia diterima baik oleh kalangan Barber yang masih punya hubungan famili dengan ibunya. Di Ceuta ia merasa nyaman, sebab banyak warga Barber merupakan pendukung setia dinasti Bani Umaiyah. Dan dengan begitu ia leluasa mewujudkan tekadnya membangun kembali Dinasti Umaiyah di Negeri Semenanjung Iberia, atau yang lebih dikenal dengan nama Andalusia. Kini wilayah itu menjadi Spanyol dan Portugal.


Menaklukkan Andalusia. Hanya beberapa bulan di Ceuta Abdurrahman sudah mampu membaca peta politik di Afrika Utara dan Andalusia. Diam-diam dia menyurati para pendukung setia keluarganya di Andalusia secara. Ia mengutus Badr, pelayan setianya, untuk membawa surat itu. Dalam surat itu ia menceritakan kisah pelariannya, termasuk Abdurrahman ibn Habib, bekas gubernur Umaiyah yang kemudian berbalik mendukung Abbasiah tapi belakangan menyatakan wilayahnya merdeka. Ia meminta kepada para simpatisan klan Umaiyah agar bersedia menerima kehadirannya di tengah mereka, agar dirinya aman.

Ketika surat itu dibawa oleh Badr ke tengah-tengah tokoh-tokoh politik pendukung Umaiyah, maka serta merta mereka bersedia dan senang menerimanya. Tokoh utamanya adalah Abul-Hajjaj Yusuf ibn Bukht. Tokoh lainnya, seperti Shumail ibn Khatim dari Zaragosa pun diajak memperbincangkan isi surat itu. Sebab mereka menangkap adanya isyarat politik di balik surat itu. Yakni keinginan Abdurrahman untuk tampil menjadi penguasa Andalusia meneruskan kejayaan Dinasti Umaiyah yang telah ditumbangkan Bani Abbas di Damaskus.

Shumail ibn Khatim menyambut tawaran politik itu sebagai sesuatu yang dapat dimanfaatkan. Sebab saat itu ia sedang berada dalam kondisi terjepit akibat pengepungan Amir ibn Amr dan Tamim ibn Ma’bad, dua pimpinan pemberontak yang tak suka terhadap dirinya kala ia berkuasa sebagai gubernur Zaragosa. Ia telah mengetahui bahwa Abdurrahman telah memperluas pengaruhnya di kalangan rakyat Afrika Utara, dan telah terbentuk pula pasukannya yang dapat diandalkan. Jika pasukan Abdurrahman itu ke Andalusia maka ia bisa berkoalisi dengannya untuk keselamatan dirinya. Bahkan ia menawarkan anak gadisnya diperistri Abdurrahman untuk mengikat kekeluargaan, tapi dia menolak dengan halus.

Mendengar Abdurrahman akan datang dengan kekuatannya, Amir dan Tamim segera melepaskan pengepungannya terhadap Shumail. Sulaiman ibn Syihab, seorang tokoh perang, diangkat oleh simpatisan Umaiyah untuk menjadi panglima perang mengamankan kedatangan Abdurrahman. Maklum rencana kedatangan itu telah menyebar ke banyak kalangan. Termasuk di kalangan orang-orang Yaman di Andalusia yang sedang terpinggirkan oleh orang Syam (Qais) akibat keberpihakan gubernur Andalusia yang diangkat Khalifah Abu Ja’far Al-Manshur, khalifah kedua yang menggantikan As-Saffah. Pantas saja kalau orang-orang Yaman memberontak dan bergabung dengan Abdurrahman.

Satuan-satuan pasukan yang terdiri dari orang-orang Suriah dan Yaman menyambut kedatangan Abdurrahman. Dia meninggalkan Ceuta bersama sekelompok pendukungnya dengan kapal yang sengaja dikirim oleh massa pendukungnya di Andalusia menyeberangi selat Gibraltar menuju Andalusia.

Di Andalusia pasukan Abdurrahman ternyata mendapat "sambutan panas". Gubernur Yusuf ibn Abdirrahman Al-Fihr memimpin perang melawan Abdurrahman di Wadi Bakkah, pada 14 Mei 756 M. Tepat pada hari raya Idul Adha, pasukan Abdurrahman berhasil menduduki kota Kordoba, kota utama Andalusia. Abdurrahman digelari "Ad-Dakhil", artinya yang masuk, atau yang menaklukkan. Ia menaklukkan masyarakat yang saling bertikai, penguasa Abbasiah, dan raja-raja kristen Spanyol yang bergerilya menentang kependudukan penguasa muslim. Pada gilirannya, Abdurrahman pulalah yang menggusur dominasi peradaban zaman pertengahan Eropa yang digambarkan sebagai penuh lumpur dan kotoran.

Akhir Dinasti Umaiyah di Timur

Dari kota Khurasan, ibu kota provinsi Kufah, Gubernur Nashr menuliskan sepucuk surat kepada Khalifah Marwan ibn Muhammad (Marwan II) menjelang tahun 132 H./749 M. Dalam surat itu ia peringatkan Khalifah bahwa saat keruntuhan dinasti Umaiyah akan tiba jika dia tidak waspada. "Aku melihat arang telah berkobar di tengah-tengah bara api. Sekalipun kecil, besar kemungkinan akan menjadi bara api. Api menyala dari para pencuri kayu, sedangkan peperangan akan berkobar dari lidah-lidah yang mengibasinya," katanya dalam surat itu.

Gubernur Nashr tahu persis di wilayahnya sampai ke kota Bagdad tengah berkobar gerakan anti-Umaiyah. Marwan pun tahu aksi-aksi itu. Sejak Mu’awiah ibn Abi Sufyan naik tahta sudah ada gerakan semacam itu, dari para pendukung Ali ibn Thalib. Tapi baru pada 28 November 749 M (12 Rabi’ul-Akhir 132 H), setelah 89 tahun berkuasa, Dinasti Umaiyah terjungkal. Bukan oleh pendukung keluarga Ali tapi oleh keturunan Abdullah ibn Abbas. Di Masjid Jami’ Kuffah pada hari itu dilantik Abul Abbas sebagai khalifah pertama Bani Abbas. Marwan II, setelah melakukan perlawanan sengit selama dua tahun lamanya, akhirnya tumbang jua. Sontak, semua anggota klan Umaiyah diburu pasukan Bani Abbas lalu dibantai--dan Abdurrahman satu-satunya yang lolos. Ia malah berhasil menguasai Andalusia, memperluas kekuasaan dan meneruskan Dinasti Umaiyah di wilayah barat di luar kekuasaan Bani Abbas. Ia digelari Ad-Dakhil--sang penakluk.


Beleid Abdurrahman Wahid

Ketika berhasil menduduki Kordoba, Abdurrahman langsung memberlakukan amnesti umum dan menjadi amir pemerintahan di Spanyol sampai 788 M. Penanganan krisis ekonomi dan pangan menjadi prioritas pemerintahannya.

Situasi internal di Spanyol yang penuh pemberontakan bisa diredamnya dengan membangun pasukan terlatih berdisiplin tinggi sebanyak 40.000 personel. Sebagian besar personelnya, muslim suku Barber yang didatangkan dari Afrika Utara. Agar pasukannya loyal, mereka digaji tinggi.

Pasukan ini cukup ampuh menjaga stabilitas negeri. Satu demi satu pemberontakan dipatahkan, bahkan bisa menaklukkan Yusuf Al-Fihr yang telah diampuni tapi memberontak lagi di wilayah utara dan akhirnya terbunuh di Toledo. Pemerintahan Abdurrahman pun bisa memadamkan rencana makar kaum Syiah dan kabilah Arab yang didalangi pengikut Abbasiah, bahkan sampai memukul mundur Karel Agung.

Pada saat Khalifah Abu Ja’far Al-Manshur mengangkat Al-A’la ibn Mughirah sebagai gubernur Andalusia pada 761 M, kontan Abdurrahman menangkapnya. Dua tahun kemudian ia dijatuhi hukuman mati. Kepalanya diawetkan dengan garam dan kamper, dibungkus bendera hitam dan diselipi surat pengangkatan sang gubernur. Bungkusan itu dikirimkan ke Khalifah Manshur yang sedang berhaji.

Menerima kenyataan itu, Al-Manshur memuji Allah karena dia dan Abdurrahman dipisahkan oleh laut. "Jika tidak, tentu akan terjadi pertempuran yang dahsyat." Tiadanya reaksi Al-Manshur menunjukkan kekuasaan Abdurrahman sangat diperhitungkan. Al-Manshur menjuluki penguasa Spanyol itu "Sakhar Quraisy" alias Rajawali Quraisy karena berhasil membangun kekuasaan jauh melintasi Jazirah Arab.

Menurut riwayat, Abdurrahman pernah menyiapkan pasukan angkatan laut untuk merebut kembali Suriah dari tangan dinasti Abbasiah tetapi rencana itu tak terlaksana karena disibukkan meredam pemberontakan di dalam negeri.

Pemerintahan Abdurrahman berkesanggupan menjaga stabilitas negeri kendati rongrongan demikian kerapnya. Berbagai suku akhirnya bisa berdampingan di bawah naungan kekuasan Andalusia (Arab, Suriah, Barber, Numidia, Arab-Spanyol, dan Goth).

Keberhasilan itu membuat Andalusia negeri yang aman dan berkesempatan membangun peradaban. Masa itu pertanian, perdagangan dan ekonomi Andalusia berlangsung baik, bahkan ada saluran air bersih dan tata kota yang demikian indah. Abdurrahman juga membangun istana Munyatur Rusyafah di luar kota Kordoba yang arsitekturnya menyerupai istana yang dibangun kakeknya, Hisyam, di timur laut Suriah.

Pada 756-788 M, masa pemerintahan Abdurrahman Wahid (pertama, karena ada dua penerus kepemimpinan Andalusia yang juga bernama Abdurrahman) Ad-Dakhil, kemilau dunia Islam di Barat. (Sekadar catatan nama asli presiden kita sekarang adalah Abdurrahman Ad-Dakhil, di belakangnya ditambah Wahid karena beliau putra KH Wahid Hayim). Pada masa itu berdiri Masjid Agung Kordoba, yang kemudian masyhur sebagai pusat Islam di Barat. Abdurrahman-lah pelopor kegiatan intelektual, seni, dan budaya sehingga Kordoba pada abad ke-9 sampai ke-11 merupakan pusat kebudayaan, ilmu pengetahuan dunia di Barat sejajar dengan Bagdad di Timur.
Continue reading →

Misteri Mona Lisa Terpecahkan

0 komentar
Sejumlah ilmuwan Jerman yakin telah berhasil memecahkan misteri di balik lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci. Lisa Gherardini, istri saudagar kaya Florentine, Francesco del Giocondo, selama ini diyakini sebagai perempuan yang paling mungkin menjadi model lukisan potret abad 16 itu. Namun para ahli sejarah menduga-duga, perempuan tersenyum itu bisa jadi kekasih, ibu atau da Vinci sendiri. Sekarang, para ahli di Perpustakaan Universitas Heidelberg mengatakan catatan yang ditulis di pinggiran buku oleh pemiliknya, Oktober 1503, membuktikan bahwa Lisa del Giocondo adalah benar-benar model lukisan paling terkenal di dunia itu.

"Semua keraguan tentang identitas Mona Lisa tersingkir dengan penemuan Dr Armin Schlechter, a manuscript expert," demikian pernyaatan Perpustakaan Universitas Heidelberg, Senin (14/1). Sejauh ini hanya sedikit bukti yang tersedia dari dokumen-dokumen abad 16. Akibatnya ruang interpretasi terbuka luas dan banyak identitas yang dilekatkan pada Mona Lisa. Catatan di buku itu dibuat oleh pejabat kota Florentina, Agostino Vespucci, teman dekat da Vinci dalam sebuah koleksi surat oleh orator Rowami, Cicero. Catatan itu membandingkan da Vinci dengan seniman Yunandi Apelles dan menyebutkan bahwa da Vinci saat itu membuat tiga lukisa, salah satunya potret Lisa de Giocondo. Para pakar seni yang telah menentukan tahun pelukisan Mona Lisa, mengatakan penemuan Heidelberg itu merupakan terobosan penting dan penyebutan awal yang menghubungkan dengan potret istri saudagar itu.

"Tidak perlu ada lagi alasan untuk menyebut ini perempuan lain," kata Frank Zoellner, sejarawan seni dari Universitas Leipzig kepada sebuah radio di Jerman. Nama Lisa Gherardini sebenarnya sudah dihubungkan dengan lukisan itu sejak 1550 oleh Giorgio Vasari, seorang pejabat Italia, namun pernyataan diragukan karena dibuat lima dekade setelah lukisan itu dibuat. Catatan di Heidelberg itu sebenarnya sudah dua tahun lalu ditemukan oleh Schlecter. Meski sudah tercantum dalam katalog, namun temuan itu tidak dipublikasikan secara luas sampai seorang penyiar radio Jerman membuat rekaman di perpustakaan itu. Lukisan yang kini dipajang di Museum Louvre Paris itu juga dikenal dengan sebutan La Gioconda, yang dalam bahasa Italia berarti perempuan yang gembira. Namun bisa juga merujuk pada nama hasil perkawinan perempuan itu.
Continue reading →

Konspirasi Tragedi WTC 9/11 di Uang Dollar AS

0 komentar
Tragedi 911 (September 11) dimana gedung kembar WTC di New York runtuh ditabrak oleh dua buah pesawat, dan markas pertahanan keamanan militer Amerika, Pentagon juga rusak ditabrak pesawat. Tapi benarkah begitu? Begitu mudahnya bangunan-bangunan kokoh berkonstruksi baja itu dapat tumbang? Memang ada perhitungan teori fisika yang membuat hal itu mustahil terjadi. Tapi saya tidak akan menjelaskan hal itu saat ini. Sekarang kita bahas saja hal yang lebih tidak masuk akal daripada itu.

Amerika Serikat berdiri kurang lebih 450 tahun yang lalu. Dimana saat itu ditetapkannya pula mata uang Amerika Serikat yang berwarna hijau itu. Dan sejak 450 tahun yang lalu pula mata uang Amerika tidak pernah direvisi. Sekarang coba kita telaah mata uang yang sejak 450 tahun yang lalu itu belum berubah bentuknya.

Dimulai dari uang 20 Dolar:
1

Ini uang 20 Dolar Amerika. Sekarang kita coba lipat. (Ingat bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
2
(Kalau ada yang membawa uang 20 Dolar Amerika, boleh dicoba.) Sekarang kita coba lipat lagi. (Sekali lagi saya ingatkan bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu.)
3
Sekarang kita lipat lagi seperti ini. (Kita bukan sedang belajar membuat origami ya!)Kalau sudah…sekarang lipat lagi seperti dibawah ini, dan lihat hasilnya..maksudnya lihat gambar yang dilingkari ini.
4
Nah kan! Apakah itu??? Itu adalah gambar Pentagon setelah ditabrak pesawat. Lihat gambar gedung yang berasap itu!
Kalau masih belum percaya, akan saya perjelas lagi.
3
Nah! Sama kan?? Untuk kali ini terbukti bahwa uang 20 Dolar Amerika menyimpan rahasia tentang konspirasi penghancuran Pentagon. (oleh siapa? Mata uang ini kan punya Amerika sendiri??) (Sekali lagi saya ingatkan bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu) Cukup untuk pesan terselubung Pentagonnya. Sekarang kita ke New York dengan 20 Dolar yang setengah kusut ini, untuk melihat ada apa di sana. Masih di 20 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu. Sekarang kita pakai sisi lain dari uang 20 Dolar ini. Langsung saja lipat seperti gambar di bawah ya! (Ikuti instruksi!)
8
Sepertinya saya kenal gedung itu! Ya, benar sekali…itu adalah gedung kembar WTC New York yang sekarang tinggal kenangan itu.Masih belum percaya?? Lihat ini!
10
14
(Ingat bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu) Bagian sebelah kiri ditabrak oleh Flight 175 dari United Airlines yang meluncur dari sebelah kanan gedung. Sementara bagian sebelah kanan ditabrak oleh Flight 11 yang dimiliki American Airlines yang meluncur dari sebelah kiri. Lihat tulisan di kanan dan di kiri uang, yang lengkapnya adalah The United State of America. (Lho? Memangnya 450 tahun yang lalu kedua perusahaan penerbangan itu sudah ada? Jawabannya, tentu saja belum. Bahkan ke 2 gedung itu -pentagon dan WTC- bahkan belum dibangun.) Sekarang kita bahas bagian yang paling aneh dari 20 Dolar kita ini. Lihat baik-baik gambar ini!
13
Sudahkan 450 tahun yang lalu OSAMA BIN LADEN lahir?? (Jangankan OSAMA, Buyutnya Kakek Buyutnya saja belum lahir.) Untuk rahasia dibalik 20 Dolar ini, bisa ditemukannya dari kode : 911 (September 11) >> 9 + 11 = 20 Jadinya 20 Dolar! Cukup untuk 20 Dolar, karena sudah kusut kita lipat-lipat sekarang kita tukarkan uangnya dengan sebuah 5 Dolar dan sebuah 10 Dolar. Lihat ini!
12
11
Dalam 5 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu juga terdapat rahasia penghancuran WTC New York. Sekarang kita lihat uang 10 Dolar kita!
18
Gedung pertama WTC yang sudah berasap. Belum puas?? Lagi??
17
Ini WTC saat bangunannya runtuh. Mau lagi?? Kita pinjam lagi 100 Dolar sama tetangga saya yang tadi.
16
Ini asap gambar asap dari WTC yang telah runtuh. Detail sekali mereka membuat pesan terselubung ini! Sampai-sampai gambar asapnya saja tidak lupa dibuat. Sudah cukup melipat-lipatnya, kalau terlalu kusut nilai dolar yang kita punya jatuh. Tahukah kamu siapa yang membuat pesan terselubung ini???
Continue reading →
Minggu, 02 Mei 2010

DI Arafah

0 komentar
Puisi Gus Mus
Oleh : KH. Mustofa Bisri (Gus Mus)


Terlentang aku
seenaknya dalam pelukan bukit-bukit
batu bertenda langit biru,
seorang anak entah
berkebangsaan apa
mengikuti anak mataku
dan dalam
isyarat bertanya-tanya
kapan Tuhan turun?
Aku tersenyum.
Setan mengira dapat mengendarai
matahari,
mengusik khusukku apa tak melihat
ratusan ribu hati putih
menggetarkan bibir,
melepas dzikir,
menjagamu
dari jutaan milyar malaikat
menyiramkan berkat.
Kulihat diriku
terapung-apung
dalam nikmat dan sianak
entah berkebangsaan apa
seperti melihat arak-arakan
karnaval menari-nari
dengan riangnya.

Terlentang aku
satu diantara jutaan tumpukan
dosa yang mencoba menindih,
akankah
kiranya bertahan dari banjir
air mata penyesalan
massal ini

Gunung-gunung batu
menirukan tasbih kami,
pasir menghitung wirid kami
dan sianak
yang aku tak tahu
berkebangsaan apa
tertidur dipangkuanku
pulas sekali



Download puisi Gus Mus versi mp3 klik disini
Continue reading →

SUJUD

0 komentar
Puisi Gus Mus
Oleh : KH. Mustofa Bisri (Gus Mus)


Bagaimana kau hendak bersujud pasrah, sedang
Wajahmu yang bersih sumringah,
Keningmu yang mulia dan indah begitu pongah
Minta sajadah agar tak menyentuh tanah
Apakah kau melihatnya seperti iblis saat menolak
Menyembah bapamu dengan congkak
Tanah hanya patut diinjak, tempat kencing dan berak,
membuang ludah dan dahak
atau paling jauh hanya lahan pemanjaan nafsu serakah dan tamak
Apakah kau lupa bahwa
tanah adalah bapa dari mana ibumu dilahirkan
Tanah adalah ibu yang menyusuimu dan memberi makan
Tanah adalah kawan yang memelukmu dalam kesendirian
dalam perjalanan panjang menuju keabadian
Singkirkan saja sajadah mahalmu
Ratakan keningmu
Ratakan heningmuTanahkan wajahmu
Pasrahkan jiwamu
Biarlah rahmat agungAllah membelaimu dan
Terbanglah kekasih.


Download puisi Gus Mus versi mp3 klik disini
Continue reading →

Kau ini Bagaimana atawa Aku Harus Bagaimana

1 komentar
Puisi Gus MusOleh : KH. Mustofa Bisri (Gus Mus)

Kau ini bagaimana?
Kau bilang aku merdeka
Kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berpikir
Aku berpikir kau tuduh aku kapir
Aku harus bagaimana?

Kau bilang bergeraklah
Aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah
Aku diam saja kau waspadai

Kau ini bagaimana?
Kau suruh aku memegang prinsip
Aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku
Kau suruh toleran
Aku tolerah kau bilang aku plin-plan
Aku harus bagaimana?

Aku kau suruh maju
aku mau maju kau srimpung kakiku
Kaus suruh aku bekerja
Aku bekerja kau ganggu aku

Kau ini bagaimana:
Kau suruh aku takwa
Khutbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
Kau suruh aku mengikutimu
Langkahmu tak jelas arahanya
Aku harus bagaimana?

Aku kau suruh menghormati hukum
Kebijaksanaanmu menyepelekannya
Aku kau suruh berdisiplin
Kau menyontohkan yang lain

Kau ini bagaimana?
Kau bilang Tuhan sangat dekat
Kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara setiap saat
Kau bilang kau suka bertikai
Aku harus bagaimana?

Aku kau suruh membangun
Aku membangun kau merusakkannya
Aku kau suruh menabung
Aku menabung kau menghabiskannya

Kau ini bagaimana?
Kau suruh aku menggarap sawah
Sawahku kau tanami rumah-rumah
Kau bilang aku harus punya rumah
Aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah
Aku harus bagaimana?

Aku kau larang berjudi
Permainan spekulasinya menjadi-jadi
Aku kau suruh bertanggung jawab
Kau sendiri terus berucap Wallahu a'lam bissawab

Kau ini bagaimana?
Kau suruh aku jujur
Aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar
Aku sabar kau injak tengkukku

Aku harus bagaimana?
Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku
Sudah kupilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku
aku sapa saja kau merasa terganggu

Kau ini bagaimana"
Kau bilang bicaralah
Aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara
aku bungkam kau tuduh aku apatis

Aku harus bagaimana?
Kau bilang kritiklah
Aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya
Aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja

Kau ini bagaimana?
Aku bilang terserah kau
Kau tak mau
Aku bilang terserah kita
Kau tak suka
Aku bilang terserah aku
Kau Memakiku

Kau ini bagaimana ?
Aku harus bagaimana ?


Bila kutitipkan…

bila kutitipkan dukaku pada langit, pastilah langit memanggil mendung
bila kutitipkan resahku pada angin, pastilah angin menyeru badai
bila kutitipkan geramku pada laut, pastilah laut meggiring gelombang
bila kutitipkan dendamku pada gunung, pastilah gunung meluapkan api

tapi…

akan kusimpan sendiri mendung dukaku dalam langit dadaku
kusimpan sendiri badai resahku dalam angin desahku
kusimpan sendiri gelombang geramku dalam laut pahamku
kusimpan sendiri api dendamku dalam gunung resamku
kusimpan…sendiri…


Download puisi Gus Mus versi mp3 klik disini
Continue reading →

aku tak bisa lagi menyanyi

0 komentar
Puisi Gus MusOleh : KH. Mustofa Bisri (Gus Mus)

Aku tak bisa lagi menyanyi
bagiku tak ada lagi lirik dan musik
yang menarik untuk ku nyanyikan
bersamamu ataupun sendiri

burung-burung terlalu berisik
mendendangkan apa saja
setelah mereka merdeka
membuatku tak dapat lagi mengenali
suaramu atau suaraku sendiri

taman tempat kita istirahat becek darah
yang seharusnya tak tumpah
jalan-jalan tempat kita mendekatkan hati
tertutup dihadang geram dan amarah
malam malam tempat kita menyembunyikan cinta
dionarkan kobaran kebencian
daging daging yang selama ini kita manjakan
pun ikut terpanggang api dendam
udara di sekitar kita meruapkan bau terlalu anyir
dan lalat lalat berpesta dimana mana

bagaimana aku bisa menyanyi
aku tak mampu meski menyanyikan lagu duka
aku tak bisa mengadukan duka pada duka
mengeluhkan luka pada luka
senar gitarku putus
dan aku tak yakin mampu menyambungnya lagi
dan langit pun seolah sudah muak
dengan lagu lagu bumi yang sumbang

maaf sayang
aku tak bisa lagi menyanyi
bersamu ataupun sendiri
entah, jika nabi daud datang
membawa seruling ajaibnya


Download puisi Gus Mus versi mp3 klik disini
Continue reading →