WAKTU INDONESIA BARAT

Minggu, 09 Mei 2010

My Name is Red

0 komentar

Novel ini paling tidak telah diterjemahkan kedalam 25 bahasa dan memenangkan sejumlah hadiah sastra internasional terkemuka, antara lain Prix du Meilleur Livre Etranger 2002 (Prancis). Premio Grinzane Cavour 2002 (Italia). dan International IMPAC Dublin Literary Award 2003 (Irlandia)

Namaku Merah Kirmizi bermula di Istanbul-simbol tonggak kejayaan islam yang terakhir- diujung abad keenam belas. saat Sultan secara diam-diam menugaskan pembuatan sebuah buku tak biasa untuk merayakan kejayaannya, yang dihiasi para seniman terkemuka saat itu.
ketika seorang seniman dibunuh secara misterius, seorang lelaki muram dengan masa silam sekelam namanya ditugasi untuk mengungkap misteri pembunuhan yang pada akhirnya menguak jejak benturan peradaban Timur dan Barat - dua cara pandang dunia yang berbeda, berkaitan dengan kebudayaan, sejarah, identitas yang memicu konflik tak berkesudahan.
melalui karya cemerlang ini, yang diramu dengan intrik seni dan politik, dongeng-dongeng klasik, serta kisah cinta bercabang yang getir. Orhan Pamuk-pemenang hadiah Nobel Sastra-mengukuhkan dirinya sebagai salah satu novelis terbaik dunia saat ini.

"Karya Pamuk ini memang penuh pesona. Masalah pergulatan batin. baik dalam upaya mencari jati diri maupun menghadapi berbagai benturan budaya, hampir tak pernah lepas dari pengamatannya."
KOMPAS


Download e-book My Name is Red klik disini
Continue reading →

The Silence Of Thw Lambs - Domba-domba Telah Membisu

0 komentar

Seorang diri Starling menyusuri koridor remang-remang itu. Ia tidak menoleh ke sel-sel di kedua sisi. Suara langkahnya berkesan keras baginya. Kecuali itu hanya ada suara mendengkur dari satu atau dua sel, serta tawa terkekeh-terkekeh dari sel lain....
Dr. Lecter mengenakan seragam putih rumah sakit jiwa di selnya yang berwarna sama. Kecuali rambut, mata, dan mulutnya yang merah, segala sesuatu di sel itu berwarna putih. Wajahnya sudah begitu lama tidak terkena sinar matahari, sehingga seakan-akan menyatu dengan warna putih yang mengelilinginya; sepintas lalu timbul kesan wajahnya melayang di atas kerah bajunya. Lecter duduk di meja di balik jaring nilon yang menghalanginya dari terali. Ia sedang membuat sketsa pada kertas roti dengan memakai tangannya sebagai model. Sementara Starling me-nonton, Lecter membalikkan tangan dan, sambil me-regangkan jari-jemari, menggambar sisi dalam le-ngannya. Dengan jari kelingking ia menggosok-gosok salah satu garis yang dibuatnya dengan arang.
Starling mendekati terali, dan Lecter menoleh.
"Selamat malam, Dr. Lecter."
Ujung lidah Lecter yang merah muncul di antara kedua bibir yang tak kalah merahnya. Sejenak lidahnya menyentuh bibir atas, tepat di tengah, lalu menghilang kembali.
"Clarice."
Starling mendengar suaranya yang parau, dan dalam hati ia bertanya, sudah berapa lama sejak pria itu terakhir angkat bicara. Keheningan seakan berdenyut-denyut.


Download e-book The Silence Of Thw Lambs klik disini
Continue reading →

Pudarnya Pesona Cleopatra

0 komentar

Tak terasa air mataku mengalir, dadaku sesak oleh rasa haru yang luar biasa. Tangisku meledak. Dalam isak tangisku semua kebaikan Raihana selama ini terbayang. Wajahnya yang teduh dan baby face, pengorbanan dan pengabdiannya yang tiada putusnya, suaranya yang lembut, tangisnya mengalirkan perasaan haru dan cinta. Ya cinta itu datang dalam keharuanku. Dalam keharuan terasa ada hawa sejuk turun dari langit dan merasuk dalam jiwaku. Seketika itu, pesona kecantikan Cleopatra memudar......

Segera kukejar waktu untuk membagi cintaku oada Raihana. Membagi rinduku yang tiba-tiba memenuhi rongga dada. Air mataku berderai-derai. Kukebut kendaraanku. Kupacu kencang diiringi derai air mata yang tiada henti menetes di jalanan. Aku tak peduli. Aku ingin segera sampai dan melupakan semua rasa cinta ini padanya. Padanya yang berhati mulia. Begitu sampai di halaman rumah mertua, nyaris tangisku meledak. Kutahan dengan mengambil nafas panjang dan mengusap air mata. Melihat kedatanganku ibu mertua serta merta memelukku dan menangis tersedu-sedu. Aku jadi heran dan ikut menangis.
" Mana Raihana, Bu ?"

Ibu mertua hanya menangis dan menangis. Aku terus bertanya apa sebenarnya yang terjadi.
" Istrimu, Raihana istrimu dan anakmu yang dikandungnya ! "
" Ada apa dengan dia ! "
" Dia.......


Download e-book Pudarnya Pesona Cleopatra klik disini
Continue reading →

Negara Kelima

0 komentar

Pernahkah anda mendengar bahwa kepulauan Indonesia adalah salah satu lokasi yang mungkin sebagai sisa-sisa dari Atlantis kuno? Pernahkah anda menyimak cerita Tambo dari Minang, yang mengatakan bahwa orang Minang adalah keturunan Iskandar Agung? Dan pernahkah anda mendapati orang-orang yang yakin akan adanya kekuatan dari leluhur Nusantara yang suatu saat akan membangkitkan kembali kejayaan Nusantara?

Hal-hal yang berbau mitos yang ada dan menyebar di masyarakat itu menjadi latar belakang utama yang membentuk cerita novel "Negara Kelima" terbitan Serambi ini. Tapi tidak lantas novel ini menjadi kisah fantasi penuh mistis. Ini adalah novel tentang kriminalitas dan radikalisme yang dilatarbelakangi oleh interpretasi baru terhadap sejarah Nusantara.

"Es Ito, lahir pada tahun seribu sembilan ratus delapan puluh satu. Ibunya seorang petani, bapaknya seorang pedagang". Hanya itu yang tertulis pada profil penulis novel ini. Singkat, tidak berlebihan, tidak ingin menonjolkan apapun selain kesederhanaan. Tidak berusaha memberikan pretensi apapun sebelum pembaca tuntas mengikuti kisah yang ia tuturkan di novel ini.

Cuplikan Kisahnya

Tiga orang gadis muda dan seorang perwira polisi terbunuh dalam jangka waktu beberapa hari. Kejadian itu terjadi setelah sebelumnya pihak kepolisian menggerebek markas suatu kelompok radikal yang baru saja melakukan teror di jaringan internet. Simbol dari kelompok tersebut digoreskan oleh pelaku pembunuhan di tubuh dua orang korban. Inspektur Timur Mangkuto, sahabat dari perwira polisi yang terbunuh, malah dicurigai sebagai pelaku pembunuhan. Pasalnya ia terlihat bersama dengan korban sesaat sebelum pembunuhan terjadi dan meninggalkan sidik jari. Timur Mangkuto pun sekaligus dicurigai sebagai anggota kelompok radikal tersebut yang disusupkan ke jaringan kepolisian.

Sebelum sempat tertangkap, Timur Mangkuto berhasil meloloskan diri dan segera menjadi buronan polisi nomer satu. Sementara dua orang anggota kelompok radikal yang tertangkap dalam penggerebekan, tidak mau berbicara banyak meskipun telah ditekan dengan keras. Mereka hanya berbicara tentang teka-teki lima buah negara yang mereka hafal luar kepala tapi tidak mereka ketahui jawabannya.

Dalam pelariannya Timur Mangkuto bertemu dengan Eva Duani, seorang ahli sejarah Indonesia. Bersama Eva Duani dan dipandu oleh ayahnya, Profesor Duani Abdullah, Timur Mangkuto berusaha menguak teka-teki lima negara untuk membongkar keberadaan kelompok radikal yang telah menjebaknya demi membersihkan nama baik.

Usaha menguak teka-teki lima negara itu mengharuskan mereka meneliti kitab Dialog "Timaues and Critias" karya Plato tentang negeri Atlantis yang hilang, mendengarkan dan mencari petunjuk dari sastra lisan Tambo dari Minangkabau, menerjemahkan prasasti Kedukan Bukit, menelusuri kitab Pararaton, dan meminta keterangan dari saksi sejarah atas pembentukan Pemerintahan Darurat RI di Sumatera pada tahun 1948.

Penuh Ketegangan dan Kejutan

Dikisahkan dalam ritme yang cepat penuh dengan ketegangan dan kejutan. Alur cerita dipecah menjadi tiga bagian yang dituturkan silih berganti. Satu bagian merekam kejadian-kejadian yang dialami Timur Mangkuto dan Eva Duani dalam pelariannya. Bagian yang lain mengisahkan bagaimana para polisi mengejar Timur Mangkuto sembari juga berusaha memecahkan teka-teki. Dan pada bagian lain lagi dituturkan rentetan kegiatan dari kelompok radikal yang sedang berusaha mewujudkan ambisi besarnya.

Peristiwa demi peristiwa disusun dan direncanakan dengan baik. Tidak ada peristiwa tempelan yang tidak akan menjadi satu bagian petunjuk dari inti cerita. Ketegangan dibuat berlapis-lapis dari setiap bagian cerita. Pembaca serasa tidak diberi kesempatan mengambil nafas untuk tenang sejenak.

Di samping menyuguhkan ketegangan, novel ini juga menyodorkan seabreg fakta dan informasi dari berbagai dokumen dan narasumber sebagai hasil dari usaha pemecahan teka-teki. Fakta dan data yang benar-benar ada di kehidupan nyata itu dijalin dengan rapi oleh penulis, saling tersambung satu sama lain. Hingga akhirnya menyibak tabir tebal yang selama ini menutupi sejarah Nusantara kuno.

Kesimpulan akhir yang diberikan penulis bisa dikatakan sebagai interpretasi baru terhadap sejarah Nusantara. Berdasarkan data dan informasi dari berbagai sumber yang tampak cukup akurat, penulis mengajukan kesimpulan akhir yang cukup mengejutkan. Tapi dengan membalutnya dalam sebuah kisah fiksi, tentunya penulis bebas membentuk dan menawarkan kesimpulan besar itu tanpa perlu mempertanggungjawabkannya di hadapan forum akademik.

Bayang-bayang Dan Brown dan Minangkabau

Terasa ada bayang-bayang dari novel bestseller international "Da Vinci Code" dalam cara penulisan novel ini. Pembagian cerita dalam bab-bab pendek yang bergantian mengisahkan bagian yang berbeda, dan ending setiap bab yang dibuat menggantung, mirip dengan cara Dan Brown bertutur dalam "Da Vinci Code". Inti cerita kedua kisah tersebut juga sama-sama mengajak pembaca untuk memandang bukti-bukti sejarah dari sisi yang lain dan akhirnya menemukan persepsi baru terhadap sejarah. Tetapi karena tema dan obyeknya sangat berlainan dan tidak terkait satu sama lain, novel ini tetap bisa memilki identitasnya sendiri.

Acungan jempol patut disampaikan kepada penulis yang telah mengumpulkan sekian banyak data, menjajarkannya satu demi satu ke hadapan pembaca, dan menjalin data-data itu dalam suatu rangkaian untuk membentuk kesimpulan.

Novel ini juga terasa sangat "Minang centris". Pelaku-pelaku protagonisnya adalah orang-orang keturunan Minang. Data-data yang dikupas untuk memecahkan teka-teki hampir semua terkait dengan tanah Minang. Adat dan tata pemerintahan Minangkabau yang dibahas lengkap di novel ini dipuji sebagai pemerintahan ideal yang menjadi idaman Plato. Mungkin ini adalah suatu bentuk pemberontakan dan protes atas kondisi bangsa yang saat ini sangat "Jawa centris".

Menyentil Banyak Pihak

Beberapa isu hangat saat ini menjadi bagian yang membentuk novel ini. Aparat yang korup dan sibuk berebut harta dan kedudukan. Ilmuwan yang tunduk kepada uang. Penghargaan yang rendah atas benda2 peninggalan sejarah. Labilnya jiwa anak muda, yang pada satu sisi menjadi orang-orang radikal membela apa yang diyakininya secara membabi buta, dan pada sisi yang lain ada yang menjadi orang-orang hedonis pencari kenikmatan sesaat tanpa tujuan hidup yang berarti.

Sementara ide utama cerita yang mengajak pembaca untuk mengungkap sejarah dari sisi lain, akan membuka mata pembaca lebar-lebar. Meskipun kebenarannya mungkin belum bisa dipastikan, tapi paling tidak akan menyadarkan pembaca bahwa kisah sejarah itu jika dilihat dari sisi yang lain dapat memunculkan persepsi yang sangat berbeda. Dan jika sejarah adalah tempat suatu bangsa untuk belajar dan bercermin, tentunya pemutarbalikan sejarah demi kepentingan penguasa adalah hal yang berbahaya bagi masa depan bangsa tersebut.

Novel ini bisa jadi akan menimbulkan kontroversi di kalangan sejarawan dari sisi kevalidan data sejarah dan interpretasi yang ditawarkan penulis. Tapi bagi pembaca yang menyukai kisah tegang dan mau sedikit membuka pikiran untuk hal-hal baru yang kontroversial, novel ini adalah bacaan yang akan menyita perhatian. Meskipun mungkin akan muncul ganjalan tentang kenapa sejarah nusantara harus dikaitkan dengan mitologi Yunani...


Download e-book Negara Kelima klik disini
Continue reading →

Penyambung Lidah rakjat Sukarno

0 komentar

“Terjemahan karya Cindy Adams mengenai otobiografi Bung Karno ini telah mengalami cetak ulang berkali-kali sejak diterbitkan pertama pada tahun 1966. Tetapi di kemudian hari baru diketahui ternyata terdapat banyak kesalahan-kesalahan dalam terjemahan, bahkan ada juga selipan-selipan isi yang tidak ada pada naskah aslinya. Hal ini sempat menimbulkan kesalahpahaman pada beberapa tokoh nasional kita. Karena itu saya menyambut baik penerbitan edisi revisi ini. Semoga buku ini dapat menghilangkan kesalahpahaman tersebut di atas dan mampu memberi pengertian yang lebih baik mengenai Bung Karno.”

Guntur Sukarno Putra-Ketua Dewan Pendiri Yayasan Bung Karno


Download e-book Penyambung Lidah rakjat Sukarno klik disini
Continue reading →

The Professor and The Madma

0 komentar

Simon Winchester menceriterakan dengan asyik tentang penyusunan OED dalam bentuk Novel Sejarah. Simon bertutur mengalir dan seakan susunan ceritanya menggelinding begitu saja. Di setiap bagian baru dalam novel sejarah ini, disampaikan secara unik dengan cara mengutip dari OED sebuah atau dua buah kata beserta artinya yang tersirat sebagai sebuah kesimpulan isi untuk tiap bagian. Contohnya, untuk prakata, dia kutip kata mysterious, bab satu dia kutip kata murder ; bab dua : polymath dan philology, bab tiga : lunatic, demikian seterusnya, bahkan sampai pada bagian Ucapan Terima Kasih sekalipun.

Diceritakan bagaimana perjalanan hidup seorang James Augustus Henry Murray menapaki hidupnya dari seorang yang tidak pernah rampung sekolah SD karena melarat, namun belajar sendiri hingga dapat menguasai beberapa bahasa dan piawai dalam ilmu astronomi, hingga akhirnya menjadi ketua tim penyusun OED. Keberhasilan Murray didukung oleh seorang genius sebagai pembantu utama, dan mereka tidak saling kenal selama belasan tahun karena si genius ini adalah penghuni penjara rumah sakit jiwa, yang dijatuhi hukuman seumur hidup karena membunuh dalam keadaan gila.

Dalam penulisan buku ini Simon Winchester mencampurkan antara legenda yang ada dalam masyarakat dengan kenyataan yang sebenarnya. Simon melakukan riset dengan menghubungi sumber-sumber langsung maupun tak langsung serta mengunjungi tempat yang sesungguhnya yang berhubungan dengan novel sejarah yang dia buat ini.

Seperti seseorang yang tidak kuat untuk ”berbohong”, Simon Winchester segera menuliskan hal yang terjadi sesungguhnya pada beberapa bagian di akhir buku, walau sebelumnya dia telah mendongeng dengan begitu piawai tentang Murray dan si sahabat karib : William Chester Minor.

Walau buku ini belum (tidak terbaca / terlihat) mendapatkan penghargaan tertentu, namun Simon Winchester adalah novelist cerdas yang tidak sekedar membuat novel yang penuh khayalan saja, namun didasarkan oleh sejarah ataupun ilmu pengetahuan sesungguhnya. Dalam buku The Professor and The Madman versi Indonesia ini, peran penerjemah : Bernard Hidayat sangat membantu, sehingga Novel terjemahan ini mudah dicerna karena memakai bahasa Indonesia populer, tuturan yang rileks, dan memenuhi unsur kekinian. Bahkan Bernard berani menggunakan istilah ”gokil” yang saat ini sudah menjadi bahasa masyarakat yang sebenarnya baru muncul akibat pengaruh sinetron dalam TV-TV Indonesia.


Download e-book The Professor and The Madma klik disini
Continue reading →

Sang Alkemis

0 komentar

NAMA BOCAH ITU SANTIAGO,
petang menjelang ia tiba dengan kawanan ternaknya di sebuah gereja yang terbengkalai. Atapnya sudah lama runtuh, dan pohon sikamor yang sangat besar tumbuh di titik tempat sakristi pernah berdiri.
Dia memutuskan untuk bermalam di situ. Dia melihat ke arah domba-dombanya yang masuk lewat pagar yang rusak, kemudian meletakkan papan di atas pagar rusak itu supaya kawanan ternak tidak keluyuran di malam hari. Tak ada serigala di daerah ini, tapi seekor domba pernah tersesat di malam hari, dan si bocah harus mencarinya sepanjang esok harinya.
Dia menyapu lantai dengan jaketnya dan merebahkan badan, menjadikan buku yang baru selesai dibacanya sebagai bantal. Dia berkata dalam hati bahwa dia harus mulai membaca buku yang lebih tebal: ia lebih lama dibaca, dan lebih nyaman sebagai bantal.



Download e-book Sang Alkemis klik disini
Continue reading →

Taj Mahal

0 komentar

Siapa pernah menyangka dibalik keindahan dan kesucian cinta yang tercermin dari Taj Mahal, tersimpan keangkuhan hati manusia? Atau, pernahkah kita menduga ketulusan cinta Shah Jahan kepada Arjumand Banu, Mumtaz Mahal sang Penghias Istana, harus ternoda oleh sisi gelap nan menyakitkan??
Tatkala Taj Mahal selesai dibangun, kesultanan Mughal justru terkoyak dari dalam istana. Perseteruan dua anak Shah Jahan, Dara dan Aurangzeb, dalam memperebutkan singgasana Merak kesultanan makin memanas dan mencapai puncaknya ketika Aurangzeb melakukan pemberontakan. Aurangzeb lalu memenggal kepala Dara dan menunjukkannya dihadapan sang ayah, Shah Jahan.
Maka berulanglah sebuah penghianatan terhadap hokum Timurid yang diciptakan leluhur mereka, Timur-i-leng : “jangan sakiti saudaramu, meskipun mereka mungkin layak mendapatkannya.” Ini tak ubahnya sebuah karma akibat Shah Jahan membunuh saudaranya, Khusrav, demi mengamankan kekuasaanya.
Novel ini menyajikan kisah Taj Mahal dari sudut pandang berbeda; dimana cinta dan kesetiaan berbalut nafsu angkara akan takhta. Melanjutka tradisi penggambaran indah Jhon shors dalam Taj Mahal: Kisah Cinta Abadi.

“sama menakjubkan dengan bangunan Taj Mahal yang dideskripsikannya”
-Sunday Observer-

“Novel yang sangat memukau..”
-Asia Magazine-



Download e-book Taj Mahal klik disini
Continue reading →

The Girl of Riyadh

0 komentar

Versi asli buku ini diluncurkan dalam bahasa arab 2005, dan secepatnya dilarang beredar di Saudi Arabia karena isinya yang menghebohkan. Keberanian buku ini berlanjut bak nyala api di seantero pasar gelap Saudi dan menggemparkan hingga kebelahan Timur-Tengah lainnya. Hingga kini, hak terjemahan atas buku ini telah terjual ke lebih dari 25 negara.
Setiap minggu-setelah sholat Jumat-seorang tak dikenal mengirimkan email bersambung kepada para wanita yang melakukan chatting di sebuah group online di Saudi Arabia. Terdapat lima puluh email dalam setahun. Isinya menghebohkan, kisah nyata kehidupan empat gadis Riyadh : Qamrah, Michelle, Shedim, dan Lumais. Terlalu banyak hal yang mengejutkan sehingga anda harus membaca buku ini untuk mengetahuinya…

“Boleh jadi inilah buku pertama yang menampilkan secara utuh dunia sebenarnya gadis-gadis Saudi Arabia masa kini.” -Kirkus Review “menggemparkan…”
-Publisher Weekly-


Download e-book The Girl of Riyadh klik disini
Continue reading →

The White Castle (Orhan Pamuk)

0 komentar

Cerita ini berkisah tentang kehidupan seorang asal Valensia yang konon menjalani kehidupan sebagai seorang budak di Istanbul, Turki, pada sekitar abad ke-17. Karena pengetahuannya yang luas, sang tuan yang sangat mirip dengannya berusaha dengan segala cara menggali semua pengetahuan sekaligus menguras semua pengetahuan sekaligus menguras semua pengalaman hidup si budak. Tuan dan budak harus mengarang banyak cerita ajaib dan menafsirkan mimpi sultan yang mereka abdi, termasuk merancang sebuah senjata pamungkas yang hebat. Ketika senjata aneh yang dianggap pembawa sial itu gagal menaklukan Istana Putih. Pertukaran jati diri diantara keduanya, yang terjadi di sepanjang kisah, diungkapkan dengan cara unik dan membuat pembaca bertanya-tanya apakah menjalani kehidupan orang lain memang bisa membuat kita bahagia.

Sebuah buku eksotis yang mengasyikkan tentang sakitnya melakukan introspeksi diri.
NEW YORK TIMES.

The White Castle sangat cemerlang. Penggambaran periode itu amatlah jelas. penggalian mitos para tokohnya yang begitu mendalam. Pamuk juga berhasil menyajikan berbagai konflik menjadi sebuah cerita yang sederhana.
GUARDIAN.


Download e-book The White Castle klik disini
Continue reading →