WAKTU INDONESIA BARAT

Selasa, 17 Agustus 2010

Inilah 10 Cara Paling Mengerikan Saat Hewan Membunuh Korbannya

0 komentar

Alam memang indah, tetapi juga dapat mematikan, dan terkadang benar-benar buruk. Berikut adalah daftar sepuluh cara paling mengerikan bagaimana hewan dapat membunuh korbannya.

10. Disengat Listrik (Belut Listrik)

Belut listrik adalah salah satu penghuni mematikan di sungai Amerika Selatan. Bukan hanya satu, tapi tiga organ khusus untuk menghasilkan arus listrik cukup kuat (600 volt, kadang-kadang lebih) cukup untuk membuat pingsan atau membunuh manusia dewasa.

Hal ini diyakini sebagai penjelasan bahwa banyaknya orang hilang yang sedang berenang di sungai Amazon dan Orinoco, dapat disebabkan karena mereka menjadi terkejut oleh belut listrik lalu tenggelam. Banyak dari kematian ini sering disalahkan pada serangan oleh hewan pemangsa seperti piranha atau caiman.

9. Tercekik (Python / Anaconda)

Phyton dan anaconda tidak berbisa. Mereka memiliki gigi yang sangat tajam untuk mencengkram mangsanya, tetapi mereka bergantung pada kekuatan lilitannya untuk membunuh.

Ini berarti, mereka melilit korban dan meremas sehingga mangsanya yang malang tidak memiliki ruang untuk bernapas. Setiap kali korban mencoba menarik napas, ular meremas lebih keras. Lilitan mematikan ini begitu kuat sehingga bahkan darah tidak bisa mengalir.

8. Ditenggelamkan & Dikoyak (Buaya)

Di antara hewan pemangsa besar, buaya adalah yang membunuh sejumlah besar orang setiap tahun. Buaya mempunyai teknik membunuh yang terkenal, yaitu "putaran maut".

Buaya memegang mangsanya dengan rahangnya (biasanya leher), menyeretnya ke dalam air dan memutarkan tubuhnya, ini biasanya cukup untuk memotong-motong tubuh korbannya yang malang. Bagian yang paling menakutkan adalah bahwa buaya benar-benar tidak peduli apakah mangsanya masih hidup atau mati ketika mulai memakannya.

7. Digigit Menembus Otak (Jaguar)

Cara membunuh jaguar berbeda dengan kerabat lainnya sesama kucing ataupun singa, yang biasanya menggigit leher mangsa mereka atau sampai mematahkannya, melainkan menggigit melalui tengkorak dan menembus otak, menyebabkan kematian instan.

Hal ini dikarenakan taring panjang dan tebal, dan rahang sangat kuat untuk melakukan hal ini. Jaguar tidak menggigit melalui bagian atas tengkorak, melainkan menancapkan taringnya ke telinga korban. Dapatkah Anda membayangkan taring kucing raksasa menusuk melalui telinga Anda dan masuk ke otak Anda?

6. Dikoyak Burung Raksasa (Kasuari)

Kasuari dimasukkan oleh Guinness World Records sebagai burung di dunia yang paling berbahaya, Kasuari memiliki cakar, seperti belati besar di ujung kedua kakinya.

Ketika berhadapan dengannya, ia akan melompat ke udara dan menendang musuhnya menggunakan cakar mematikan hingga menyebabkan cedera serius. Tendangan ini cukup kuat untuk memecahkan organ internal Anda dan menyebabkan pendarahan besar-besaran dan berujung kematian.

5. Wajah yang Dirobek-robek (Beruang Sloth)

Beruang Sloth kebanyakan ditemukan di India dan Sri Lanka, di mana penduduk asli mereka takut padanya melebihi harimau atau ular. Dikatakan bahwa mereka menganiaya setidaknya satu orang per minggu di India, dan mereka tampaknya sering menyerang tanpa provokasi.

Jika berhadapan dengannya, beruang sloth sangat memungkinan untuk menyerang Anda. Dibunuh oleh Beruang Sloth sangatlah mengerikan karena cara mereka menggunakan gigi yang sangat panjang & cakar tajam untuk merobek wajah korbannya. Mereka yang cukup beruntung untuk lolos dari kematian setelah serangan beruang sloth, biasanya telah kehilangan salah satu dari kedua mata, hidung, bibir, dan anggota tubu lainnya.

4. Tersedak Semut (Semut Siafu)

Spesies ini merupakan satu-satunya serangga Afrika yang diketahui benar-benar menyerang dan memakan manusia. Serangan biasanya terhadap orang tidur, bayi yang sedang ditinggalkan dan setidaknya satu orang mabuk yang patah kaki dan tidak bisa melarikan diri dari pasukan semut, semuanya telah dilaporkan tewas.

Apa yang membuat serangga ini begitu menakutkan, adalah bahwa mereka bisa menggigit dan menyengat, tapi itu bukan cara mereka membunuh Anda. Selama serangan itu, mereka akan mencoba untuk pergi ke celah yang dapat mereka temukan, termasuk mulut dan hidung, dan korban dikatakan meninggal karena asphyxia setelah semut merangkak ke dalam paru-paru korban.

3. Infeksi yang Menyakitkan (Candiru)

Candiru akan berenang ke dalam uretra atau anus manusia, baik laki-laki dan perempuan, dan terjebak di sana dengan duri yang menusuk. Hal ini sangat menyakitkan dan berpotensi mematikan, karena ketika korban manusia meninggalkan air, ikan akan mati dan tubuhnya mulai membusuk.

Infeksi yang dihasilkan telah menyebabkan banyak kematian di daerah terpencil di Amerika Selatan di mana tidak ada rumah sakit, karena prosedur bedah harus diperlukan untuk mencabut ikan dari bagian-bagian pribadi Anda.

2. Dimakan Hidup-Hidup (Serigala / Hyena)

Memang tidak umum bagi hewan untuk mengunyah usus mangsanya selagi masih hidup. Tetapi tidak untuk serigala atau hyena. Kematian mangsa biasanya karena shock atau kehilangan darah, tapi tetap saja, menjadi hidup sementara kelompok pemangsa rakus lainnya menggeram pada isi perut korbannya.

1. Mati Kelaparan (Cacing Pita)

Cacing pita dapat berpindah pada Anda melalui makan daging mentah atau kurang matang. Setelah tertelan, makhluk itu akan menempelkan dirinya ke dinding usus dan menyerap semua nutrisi makanan dari inangnya.

Jika tidak diobati, infeksi cacing pita pada akhirnya dapat menyebabkan kematian karena kelaparan, kadang-kadang larva cacing pita dapat menemukan jalan mereka ke dalam otak Anda, menyebabkan kejang dan segala macam masalah neurologis.


Sumber :
www.kaskus.us

Continue reading →
Senin, 09 Agustus 2010

5 Pegunungan Yang Keren Untuk Dipanjat

0 komentar

1. Meteora, Yunani

Wilayah ini menjadi tempat dibangunnya biara-biara Ortodoks Timur di Kalambaka, Yunani setelah Gunung Athos. Terletak di antara Sungai Peneios dan pegunungan Pindus, biara-biara ini memiliki serangkaian pilar bebatuan yang spektakuler dan batu pasir alam di latar belakangnya. Situs Warisan Dunia UNESCO ini menjadi tempat penampungan sekitar enam biara.

http://www.hotels-greece.co.uk/images/meteora.jpg

http://aliotikos.files.wordpress.com/2009/01/meteora_greece_2006.jpg

http://www.brodyaga.ru/pages/photos/Greece/Meteora%20Greece%201138423215.jpg

http://70.38.46.108/data/media/920/Monastery_of_Agia_Triada_Meteora_Greece.jpg

Selain menikmati keindahan biara dan bebatuan yang menjulang tinggi, wilayah ini sangat cocok bagi para penikmat panjat dinding alami dengan tekstur bebatuannya yang cukup rumit.


2. Dead Horse Point, Utah. Amerika Serikat

Anda mungkin pernah melihat puncak berbatu yang luar biasa dalam adegan pembukaan film Mission Impossible dimana Tom Cruise terlihat melakukan pendakian. Terletak di sebelah Sungai Colorado di Taman Nasional Canyonlands, gunung ini memiliki beberapa fitur topografi paling menarik. Penurunan tiba-tiba dari dataran tinggi di tiga sisinya menimbulkan strip tanah yang sempit.

http://faculty.hcc-nd.edu/dcochran/GEOL110web/Gallery/20%20Dead%20Horse%20Point,%20Utah.jpg

http://www.robertsmithphotography.net/Webpage%20images/arches/delicatesm.jpg

http://www.wildnatureimages.com/images%204/081016-021..jpg

Tempat ini akan menghadirkan tantangan tersendiri bagi Anda penikmat olahraga panjat dinding. Satu tantangan yang mungkin akan Anda hadapi adalah kegersangan yang berlebihan sehingga rasa haus akan cepat Anda rasakan.


3. Spider Rock, Arizona

Spider Rock adalah monolit batu pasir merah setinggi 244 meter yang mengagumkan. Anda bisa memanjat monolit ini di Ngarai de Chelly, Taman Nasional Arizona. Spider Rock berdiri lebih dari 230 juta tahun yang lalu melalui konkretisasi lapisan pasir yang disimpan oleh angin.

http://www.photoseek.com/99SW-15-35-Spider-Rock.jpg

http://jan.ucc.nau.edu/rmb/Images/spdrrock.jpg
http://www.images-photography-pictures.net/canyon-de-chelly-arizona-spider-rock-creativity.jpg

http://www.pricelesspixs.net/dechelly/Spider%20rock2.jpg

Nama monolit ini didapat dari legenda Navajo, spider women, yang diduga menjadikan monolit ini sebagai rumahnya. Dia diberikan posisi penyelamat dan dihormati oleh Dine sebagai dewa. Monolit raksasa yang menjulang tinggi ini akan senantiasa menawarkan ketegangan dalam setiap pijakan langkah yang Anda lakukan.


4. Shiprock, New Mexico

Shiprock dibentuk oleh letusan gunung berapi dari 30 juta tahun yang lalu. Saat melakukan pendakian ke atas, Anda dapat melihat serangkaian lubang vulkanis. Beberapa contoh yang indah ini, diantaranya mengandung magma yang mengeras di udara.

http://cache.virtualtourist.com/2292100-Shiprock_Mountain-Shiprock.jpg

http://www.terragalleria.com/images/us-sw/usnm43778.jpeg

http://fizzyenergy.com/wp-content/uploads/2009/07/shiprock-new-mexico1.jpg

Penduduk setempat menyebutnya Tse Bitai yang berarti batu bersayap. Bahkan jika Anda tidak ingin naik ke atas bebatuan ini, Anda dapat melihat bagian tengah Shiprock dari beberapa kilometer jauhnya karena mempunyai diameter 500 meter dan ketinggian 600 meter. Area gunung berapi yang sudah punah ini meliputi hampir 20.000 kilometer persegi.


5. Agulha do Diabo, Brasil

Letaknya hanya 92 kilometer atau bisa ditempuh sekitar satu jam perjalanan dari Rio de Janeiro. Puncak menara bebatuan setinggi 2.050 meter ini terletak di Taman Nasional Serra dos Orgaos. Menara bebatuan ini tidak mudah ditaklukkan bahkan oleh pendaki gunung profesional. Banyak hambatan yang akan ditemui untuk mencapai puncaknya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZbSQ6pIbrwwzlbqyWmYWfUy6-SfF1SEe72ojdWsJgd0asneSQqklEZ-SIjKzluh2rp5Mg1ndRB8I4uWYSwcvEch2HGaT2w1Gwr9eaalv575L3J2-JcmpBZvR-FIBC1xVJsT4JzAt0j8t4/s1600/Teresopolis-Agulha_do_Diabo.jpg

http://c0278592.cdn.cloudfiles.rackspacecloud.com/original/123399.jpg

http://altamontanha.com/news/50/atividades/imagens/_2592009_83192.jpg

Saat sampai di puncak segala hambatan yang sebelumnya menghadang Anda akan segera terlupakan ketika pemandangan yang sangat indah terhampar di depan Anda. Keistimewaan dari gunung ini adalah dengan adanya bagian tersembunyi di antara blok batu dan menara bebatuan yang memanjang lebih dari dua ribu meter. Usaha pendakian pertama yang berhasil, dibuat pada tahun 1940.


Sumber :
eksplorasi-dunia.blogspot.com

Continue reading →

Brigade Of Gurkha, Suku Yang Dilahirkan Untuk Berperang

0 komentar

Gurkha sebenarnya bukanlah Special Force, namun mereka dikenal dengan reputasinya yang menakutkan. Ada 2 suku di Nepal yang dikenal masyarakat luas, yaitu Sherpa yang dikenal sebagai suku pendaki / pemandu di Himalaya, satu lagi Gurkha, yang gemar berperang.

Semasa zaman kolonial sewaktu terjadi Perang di Nepal, Inggris begitu terkesan atas kegigihan dari pasukan Gurkha kemudian merekrut mereka bekerja untuk East India Company di India dan British Army.

Gurkha terkenal dengan kemampuan berperangnya yang alamiah, agresif di medan pertempuran, tidak takut mati, loyalitas yang tinggi, tahan dalam berbagai medan, fisik yang kuat dan pekerja keras. Sehingga Gurkha begitu disegani oleh kawan, ditakuti oleh lawan.

Semula mereka menjadi tentara bayaran (mercenaries) akhirnya masuk dalam jajaran British Army yang digaji layaknya tentara Inggris sendiri atau legiun asing pada umumnya. Mereka mempunyai unit sendiri dengan nama Brigade of Gurkha sebagai salah satu bagian dari jajaran top angkatan bersenjata Inggris.

Dibentuk sejak tahun 1815, Pasukan Gurkha telah terlibat dalam berbagai medan pertempuran bersama Inggris. Ketika berkecamuk PD I sebanyak 100.000 prajurit Gurkha masuk dalam Brigade of Gurkha.

Mereka ikut bertempur di medan perang Perancis, Mesopotamia, Persia, Mesir, Gallipoli, Palestina dan Salonika. Mereka mendapatkan 2 penghargaan bergengsi Victoria Crosses.

Brigade of Gurkha dalam pelatihan.


Pada PD II sebanyak 112.000 tentara Gurkha bersama Pasukan aliansi Commonwealth bahu membahu dalam perang di Suriah, Afrika Utara, Italia dan Yunani sampai Malaysia dan Singapura mereka mendapat 10 Victoria Crosses.

Seiring dengan pengalaman tempurnya yang mengunung, Gurkha menjelma menjadi kekuatan yang mengerikan, bahkan melebihi pasukan elit sekalipun.

Semasa berkecamuk perang Malvinas (Falkland War, 1982), dalam suatu front pertempuran, Inggris mempropagandakan kepada pihak militer Argentina akan menyertakan 1 batalyon Gurkha-nya. Mendengar itu tentara Argentina lari tunggang langgang meninggalkan pos-pos mereka.

Sewaktu PD II di front pertempuran Tunisia (Afrika Utara), pasukan Gurkha sudah kehabisan amunisi mereka membuang senapan-senapan, berlarian naik ke atas tank-tank Jerman di tengah-tengah hujan peluru dan menggorok tentara Jerman dengan senjata tradisional mereka, khukri.

Khukri adalah sejenis pisau yang berbentuk unik sedikit melengkung mengarah ke depan. Di disain khusus sedemikian rupa, sehingga dapat menebas leher dengan sekali babatan bersih.

Ada sedikit cerita mengenai khukri, sekali khukri dihunus dari sarangnya pantang tidak meminum darah. Itulah sebabnya tentara Gurkha ketika sehabis mengasah / membersihkan khukri selalu mengiris jari tangannya.

Mana yang lebih ditakuti?
Tentara Norwegia yang tinggi besar ini atau Gurkha yang kecil mungil?


Saat ini bukan hanya Inggris yang merekrut Gurkha dalam jajaran pasukannya, Singapura, India, Malaysia, Brunei, Hongkong (sebelum penyerahan ke RRC) tercatat memakai Gurkha dalam kesatuan angkatan bersenjata mereka. Bahkan di Brunei, Gurkha dipakai sebagai Special Force Penjaga Sultan Brunei.

Sumber :
mauservian.wordpress.com

Continue reading →
Selasa, 20 Juli 2010

10 Ikan Prasejarah Yang Masih Hidup Sampai Saat Ini

0 komentar

Tidak semua ikan yang berasal dari jaman prasejarah itu punah, tapi masih ada juga yang masih hidup dan bisa dilihat sampai sekarang. Hal itu mungkin dipengarhui oleh kemampuan ikan tersebut beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang ekstrem.

Sselain itu juga dipengaruhi oleh kemampuannya dalam mencari mangsa dan bertahan hidup dari serangan predator lainnya. Nah berikut ini adalah ikan-ikan pra sejarah yang masih hidup sampai sekarang.

1. Hagfish

Menurut catatan fosil, hag telah ada selama lebih dari 300 juta tahun, yang berarti mereka sudah tua ketika dinosaurus mengambil alih dunia! Ditemukan di dalam perairan, binatang ini kadang-kadang disebut belut lendir, tetapi sebenarnya mereka bukan familia belut, dan bahkan mereka mungkin bukan ikan sama sekali.

Menurut beberapa ilmuwan, mereka adalah hewan yang sangat aneh dalam semua hal, mereka memiliki tengkorak tetapi tidak memiliki tulang belakang, dan mereka memiliki dua otak.

Hampir buta, mereka makan di malam hari pada bangkai hewan besar (ikan, paus dll) yang jatuh ke dasar laut . Mereka menggunakan lendir mereka yang dapat menghasilkan zat Slimey untuk merusak insang ikan predator; dari situlah, mereka hampir tidak memiliki musuh alami.

2. Lancetfish

Lancetfish atau Ikan pisau (dalam bhs Indonesua) memiliki penampilan jelas “sangat prasejarah”, gigi di rahang dan layar di punggungnya yang sangat tajam, mengingatkan kepada beberapa dinosaurus (walaupun, di lancetfish layar ini benar-benar sebuah sirip punggung diperbesar) .

Bahkan nama ilmiahnya terdengar dinosaurian (Alepisaurus ferox). Dengan panjang yang mencapai dua meter (6 ‘6 “), predator ini dapat ditemukan di semua samudra kecuali di daerah kutub; sangat rakus, mereka memakan ikan kecil dan cumi-cumi, mereka kadang-kadang juga memakan sesama komunitasnya.

3. Arowana

Menurut kelompok kuno Osteoglossids, ikan ini sudah ada pada periode Jurassic. Saat ini, mereka bisa ditemukan di Amazon, dan di beberapa bagian Afrika, Asia dan Australia.

Kadang-kadang disimpan sebagai hewan peliharaan eksotis, arowana adalah predator rakus yang memakan binatang kecil yang dapat mereka tangkap, termasuk burung dan kelelawar yang mereka tangkap dalam penerbangan pertengahan (mereka bisa melompat hingga 2 meter (6 ‘6 “) ke udara) .

Di Cina, arowana terkenal sebagai “Ikan Naga” karena penampilan mereka, dan mereka dianggap Pembawa keberuntungan/Nasib Baik.

4. Frilled Shark

Ini ada Predator laut dalam, salah satu hiu hidup yang paling primitif hiu hidup saat ini, Mereka adalah peninggalan dari periode Cretaceous, ketika dinosaurus menguasai Bumi.

Jarang terlihat dalam keadaan hidup, dan hanya baru-baru ini difilmkan untuk pertama kali, hiu berjumbai ini dapat tumbuh hingga 2 meter (6 ‘6 “) (dengan betina yang lebih besar dari jantan) dan mereka tinggal di perairan dalam, sebagian besar makanan mereka adalah cumi-cumi.

Mereka tidak berbahaya bagi manusia, dan faktanya mengungkapkan, Hiu ini menghabiskan seluruh hidup mereka tanpa melihat manusia. Hanya saat mati atau sekarat spesimen ini dapat terlihat dan dicatat oleh nelayan atau ilmuwan.

5. Sturgeon

Ikan ini sudah ada di awal zaman Jurassic, sturgeon sudah dikenal sebagai salah satu sumber utama kaviar (yang terbuat dari telur atau telur massa); karena penangkapan yang berlebihan, ikan lapis baja nan megah ini sangat terancam populasinya saat ini.

Spesies sturgeon terbesar dapat tumbuh hingga 6 meter (19 ‘7 “) , sama besar dengan hiu putih besar yang paling, mereka memberi makan pada binatang kecil dari dasar laut dan tidak menimbulkan bahaya bagi manusia, kecuali diprovokasi (meskipun mereka begitu besar, mereka tidak mengancam manusia, malah diburu dan disakiti, dan bahkan dibunuh oleh orang-orang yg tidak bertanggung Jawab!)

6. Arapaima

Mereka adalah kerabat dekat untuk arwana (lihat # 8), Arapaima Amazon terkadang dianggap sebagai ikan air tawar terbesar di dunia. Menurut deskripsi awal, mereka bisa tumbuh sampai dengan 4,5 meter (14 ‘8 “) panjangnya, tetapi saat ini, ikan besar seperti ini jarang ditemukan dan paling arapaima dewasa yang rata-rata panjangnya 2 meter (6′ 6″).

Predator yang bergerak lamban ini memangsa ikan-ikan kecil, krustasea dan semua hewan kecil yang bisa masuk dalam mulut mereka. Satu yang menarik dari ikan ini adalah bahwa mereka perlu bernafas ke udara, seperti cetacea, agar bertahan hidup.

Arapaima tidak menimbulkan bahaya bagi manusia dan mereka sering diburu untuk daging mereka, sayangnya, mereka sangat langka saat ini. Arapaima yang muncul dalam periode Miosen, memiliki banyak keluarga tua, Osteoglossidae, dan karena itu asal-usulnya dapat ditelusuri kembali ke usia dinosaurus.

7. Sawfish

Hewan ini adalah korban dari periode Cretaceous, dan dapat ditemukan baik di laut atau di sungai dan anak sungai, dan telah ditemukan hingga 100 km pedalaman.

Dengan panjang Hingga 7 meter (23 ‘), “Gergaji” mereka merupakan senjata dan organ sensorik, ditutupi pada elektro-sensitif pori-pori yang memungkinkan untuk merasakan mangsa walaupun penglihatan yang amat sulit sekalipun.

Meskipun biasanya baik, ikan hiu todak bisa menjadi sangat berbahaya jika diprovokasi. Berdasarkan sebuah fosil yang luar biasa, kita tahu bahwa raksasa ikan hiu todak prasejarah ini mungkin menjadi makanan pokok untuk dinosaurus karnivora terbesar, Spinosaurus, sebagian tulang belakang dari ikan itu ditemukan terjebak di antara gigi dinosaurus itu.

8. Alligator Gar

Predator hebat bersisik tebal ini ditemukan di AS selatan, utara dan timur Meksiko, menjadi ikan air tawar terbesar di Amerika Utara (meskipun kadang-kadang mengembara ke laut). Mereka dapat tumbuh hingga 4 meter (13 ‘) panjang dan berat sampai 200 kg (£ 440).

Gars Gator demikianlah mereka dijuluki, karena penampilan mereka seperti reptil dengan rahang panjang, bersenjatakan dengan dua baris gigi tajam. Mereka adalah predator rakus yang menyergap langsung dan telah terkenal sebagai Penggigit manusia unggul, tetapi tidak dikonfirmasi catatan yang menyebabkan kematian karena Gars Gator sampai saat ini. Gars adalah salah satu dari ikan tertua yang hidup hari ini, asal mereka dapat ditelusuri kembali ke masa Cretaceous.

9. Polypterus Senegalus

Ikan Afrika ini sering disebut belut dinosaurus, karena penampilan mereka menyerupai reptil dengan sirip punggung bergerigi, mengingatkan pada beberapa dinosaurus yang pungunggnya berduri. Tetapi mereka tidak termasuk familia belut, mereka adalah anggota Familia bichir.

Mereka sering dijual sebagai hewan peliharaan eksotis, belut dinosaurus ini sering kali keluar dari tangki ikan (Akuarium) mereka . Mereka dapat bertahan keluar dari air untuk jangka waktu yang lama selama kulit mereka tetap basah, yang memungkinkan mereka untuk mengembara jauh dari tangki (Akuarium) mereka.

10. Coelacanth

Coelacanth adalah yang paling terkenal dari semua “fosil hidup” dan pantas menjadi no. 1 dalam daftar ini, karena ini adalah contoh terbaik dari takson Lazarus, ini adalah hewan yang seharusnya sudah lama punah.

Ikan ini seharusnya telah punah pada periode Cretaceous, bersama dengan dinosaurus, tetapi pada tahun 1938, sebuah spesimen hidup tertangkap di Afrika Selatan. Sejak itu, diteliti lebih banyak spesimen telah dilihat dan difoto, dan spesies Coelacanth kedua bahkan ditemukan di Indonesia pada tahun 1999.

Ikan ini adalah predator besar,dengan panjang mencapai 2 meter (6 ‘6 “), mereka memakan ikan yang lebih kecil, termasuk hiu kecil, dan biasanya ditemukan di dalam, perairan gelap. Meskipun jarang ditangkap dan dikonsumsi karena rasanya yang mengerikan, raja ikan laut ini sangat terancam populasinya.


Sumber :
www.adipedia.com

Continue reading →
Kamis, 15 Juli 2010

Mana Duluan, Ayam atau Telur? Ini Jawabnya!

0 komentar

VIVAnews - Para ilmuwan berhasil menjawab salah satu tebak-tebakan tertua di dunia, mana yang lebih dulu, ayam, atau telur?

Melalui komputer super, tim dari Universitas Sheffield dan Warwick, Inggris menemukan jawabannya. Apakah itu? Ayam.

Kepada laman Harian The Sun, ketua tim peneliti menjelaskan bagaimana mereka berhasil memecahkan teka-teki tersebut.

"Apa yang kami temukan adalah 'kecelakaan' yang menyenangkan. Awalnya, tujuan penelitian kami adalah menemukan bagaimana binatang membuat cangkang telur."

Menurutnya, selama ini, masyarakat telah menganggap remeh ayam. Kami tidak menyadari proses luar biasa yang ditunjukan para ayam dalam proses pembuatan telur.

"Sadarkah Anda, ketika memecahkan kulit telur rebus di pagi hari, Anda sedang menyaksikan salah satu material luar biasa di dunia."

Cangkang telur memiliki kekuatan sangat luar biasa, meski beratnya sangat ringan. Manusia tak bisa membuat benda seperti itu, bahkan yang mendekatinya.

"Masalahnya, kita tak tahu bagaimana ayam membuat cangkangnya."

Tim peneliti lalu menggunakan komputer super milik Dewan Riset Sains Inggris (UK Science Research Council) yang berbasis di Edinburgh. Komputer itu dinamakan HECToR (High End Computing Terascale Resource).

"Kami ingin menelusuri bagaimana telur terbentuk, dengan melihat proses detail telur secara mikroskopis."

Yang pertama dicari adalah, mengetahui 'resep' yang digunakan ayam untuk membuat cangkang telur.

"Dengan bantuan komputer canggih, Kami memecahkan masalah ini selama berminggu-minggu. Sementara, ayam bisa menyusun cangkang itu hanya dalam semalam."

Lucunya, pemilihan cangkang telur ayam sebagai fokus penelitian benar-benar tak disengaja. Para peneliti memilih telur ayam karena proteinnya sederhana untuk ditelaah.

Namun hasilnya ternyata sangat mengejutkan. "Kami memecahkan teka-teki sepanjang masa. Ini mengagumkan."

Hasilnya, ditemukan protein khusus yang ada di tubuh ayam. Protein itu adalah adalah 'tukang bangunan' tanpa lelah, menyusun bagian-bagian cangkang mikroskopis membentuk cangkang telur.

Protein itu menginisiasi proses pembentukan cangkang sebelum menyusun bagian telur yang lain.

Tanpa protein pembangun tersebut, telur tak mungkin terbentuk. Dan, protein itu hanya ditemukan di rahim ayam. "Itu berati ayam ada duluan sebelum telur."

Tapi, dari mana ayam berasal?

Beberapa teori mengatakan, nenek moyang ayam menciptakan telur zaman Dinosaurus.

"Penemuan kami sangat potensial. Sebab, cangkang telur dibentuk dari banyak kristal kecil. Kita bisa menggunakan informasi ini untuk mengetahui cara membuat dan menghancurkan struktur kristal lainnya."

Sebagai contoh, untuk menghilangkan kerak di ceret maupun pipa. Penelitian ini juga berimplikasi medis.

"Karena tubuh kita menggunakan metode yang sama untuk membuat gigi dan tulang, kita bisa belajar lebih banyak tentang bagaimana membangun kembali tulang manusia." (adi)


oleh: Elin Yunita Kristanti

sumber: www.vivanews.com

Continue reading →
Minggu, 04 Juli 2010

Asal Usul Nama Indonesia

0 komentar
Saya yakin bahwa sebagian besar Warga Negara Indonesia tidak mengetahui secara pasti bagaimana sejarah Nama Indonesia, kalaupun ada yang tahu itu dipastikan hanya sekian persen dari keseluruhan Warga Negara Indonesia. Padahal sangatlah penting kita mengetahui bagaimana asal usul nama Indonesia yang sekarang ini kita pakai. Untuk itu mari kita berbagai cerita mengenai asal usul nama Indonesia.

Pada zaman purba, kepulauan tanah air disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan tanah air dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa Indoa menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.

Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "Jawa" oleh orang Arab. Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. Dalam bahasa Arab juga dikenal Samathrah (Sumatra), Sholibis (Sulawesi), Sundah (Sunda), semua pulau itu dikenal sebagai kulluh Jawi (semuanya Jawa).

Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah "Hindia". Semenanjung Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang". Sedangkan tanah air memperoleh nama "Kepulauan Hindia" (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau "Hindia Timur" (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais).

Pada jaman penjajahan Belanda, nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur).

Eduard Douwes Dekker ( 1820 – 1887 ), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga "Kepulauan Hindia" ( Bahasa Latin insula berarti pulau). Nama Insulinde ini kurang populer.

Nusantara

Pada tahun 1920, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker ( 1879 – 1950), yang dikenal sebagai Dr. Setiabudi (cucu dari adik Multatuli), memperkenalkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata "India". Nama itu tiada lain adalah Nusantara, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton, naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh JLA. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.

Pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian nusantara zaman Majapahit. Pada masa Majapahit, Nusantara digunakan untuk menyebutkan pulau-pulau di luar Jawa (antara dalam Bahasa Sansekerta artinya luar, seberang) sebagai lawan dari Jawadwipa (Pulau Jawa). Sumpah Palapa dari Gajah Mada tertulis "Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa" (Jika telah kalah pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat).

Oleh Dr. Setiabudi kata nusantara zaman Majapahit yang berkonotasi jahiliyah itu diberi pengertian yang nasionalistis. Dengan mengambil kata Melayu asli antara, maka Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu "nusa di antara dua benua dan dua samudra", sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi nusantara yang modern. Istilah nusantara dari Setiabudi ini dengan cepat menjadi populer penggunaannya sebagai alternatif dari nama Hindia Belanda.

Sampai hari ini istilah nusantara tetap dipakai untuk menyebutkan wilayah tanah air dari Sabang sampai Merauke.

Indonesia

Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan ( 1819 – 1869 ), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Ingris, George Samuel Windsor Earl ( 1813 – 1865 ), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.

Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis:

"... the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians".

Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon ( Srilanka ) dan Maladewa. Earl berpendapat juga bahwa nahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.

Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah "Indian Archipelago" terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.

Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan:

"Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago".

Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.

Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826 – 1905 ) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.

Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat ( Ki Hajar Dewantara ). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.

Nama indonesisch (Indonesia) juga diperkenalkan sebagai pengganti indisch (Hindia) oleh Prof. Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander (pribumi) diganti dengan indonesiƫr (orang Indonesia).

Identitas Politik

Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.

Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.

Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya,:

"Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."

Di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924). Pada tahun 1925, Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; parlemen Hindia Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Hindia Belanda agar nama "Indonesia" diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Tetapi Belanda menolak mosi ini.

Dengan jatuhnya tanah air ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia Belanda". Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, lahirlah Republik Indonesia.

Continue reading →

Mengapa Mata Uang Indonesia Disebut Rupiah

0 komentar

Pernah kepikiran kenapa mata uang Indonesia harus Rupiah. Nah, kali ini mari kita bahas ulasan mengenai asal usul rupiah yang notabene menjadi nama mata uang Indonesia.

www.haxims.blogspot.com

Perkataan “rupiah” berasal dari perkataan “Rupee”, satuan mata uang India. Indonesia telah menggunakan mata uang Gulden Belanda dari tahun 1610 hingga 1817. Setelah tahun 1817, dikenalkan mata uang Gulden Hindia Belanda.

www.haxims.blogspot.com

Mata uang rupiah pertama kali diperkenalkan secara resmi pada waktu pendudukan Jepang sewaktu Perang Dunia ke-2, dengan nama rupiah Hindia Belanda. Setelah berakhirnya perang, Bank Jawa (Javaans Bank, selanjutnya menjadi Bank Indonesia) memperkenalkan mata uang rupiah jawa sebagai pengganti.

www.haxims.blogspot.com

Mata uang gulden NICA yang dibuat oleh Sekutu dan beberapa mata uang yang dicetak kumpulan gerilya juga berlaku pada masa itu.

www.haxims.blogspot.com

www.haxims.blogspot.com

Sejak 2 November 1949, empat tahun setelah merdeka, Indonesia menetapkan Rupiah sebagai mata uang kebangsaannya yang baru. Kepulauan Riau dan Irian Barat memiliki variasi rupiah mereka sendiri tetapi penggunaan mereka dibubarkan pada tahun 1964 di Riau dan 1974 di Irian Barat.

Krisis ekonomi Asia tahun 1998 menyebabkan nilai rupiah jatuh sebanyak 35% dan membawa kejatuhan pemerintahan Soeharto.

www.haxims.blogspot.com

Rupiah merupakan mata uang yang boleh ditukar dengan bebas tetapi didagangkan dengan pinalti disebabkan kadar inflasi yang tinggi .

Satuan di bawah rupiah

Rupiah memiliki satuan di bawahnya. Pada masa awal kemerdekaan, rupiah disamakan nilainya dengan gulden Hindia Belanda, sehingga dipakai pula satuan-satuan yang lebih kecil yang berlaku di masa kolonial.

www.haxims.blogspot.com

Berikut adalah satuan-satuan yang pernah dipakai namun tidak lagi dipakai karena penurunan nilai rupiah menyebabkan satuan itu tidak bernilai penting.
  • Sen, seperseratus rupiah (ada koin pecahan satu dan lima sen)
  • Cepeng, hepeng, seperempat sen, dari feng, dipakai di kalangan Tionghoa peser, setengah sen.
  • Pincang, satu setengah sen.
  • Gobang atau benggol, dua setengah sen.
  • Ketip / kelip / stuiver (Bld.), lima sen (ada koin pecahannya).
  • Picis, sepuluh sen (ada koin pecahannya).
  • Tali, seperempat rupiah (25 sen, ada koin pecahan 25 dan 50 sen)
  • Terdapat pula satuan uang, yang nilainya adalah sepertiga tali.


Satuan di atas rupiah

Terdapat dua satuan di atas rupiah yang sekarang juga tidak dipakai lagi.
  • Ringgit, dua setengah rupiah (pernah ada koin pecahannya).
  • Kupang, setengah ringgit


Sumber :
haxims.blogspot.com

Continue reading →